FSP2KI dan IndustriALL Aksi Bersama Melawan Precarious Work

Kawan-kawan FSP2KI Jawa Barat melakukan aksi bersama IndustriALL Indonesia melawan PRECARIOUS WORK di depan Bundaran Hotel Indonesia

Praktek Menjadi Fasilitator

15 Oktober 2014 SP3-TEL dan SPS-PT.TEL mengadakan pelatihan Pengenalan Serikat Pekerja. Pelatihan ini merupakan praktek fasilitator dari pengurus SPA FSP2KI SUMSEL yang ikut dalam pendidikan fasilitator FSP2KI

Pentingnya Iuran Bagi Serikat Pekerja

Disiplin membayar iuran adalah mutlak diperlukan bagi serikat pekerja disemua tingkatan baik di tingkat pabrik, federasi, konfederasi dan internasional agar bisa membiayai program untuk mencapai tujuan serikat pekerja

Jumat, 24 Oktober 2014

Pembangunan Serikat Buruh, Menjadi Kekuatan yang Signifikan




Pembangunan Serikat Buruh, menjadi kekuatan yang signifikan akan semakin mengalami tantangan berat“ Fernando Lopes. Pernyataan itu disampaikan oleh Lopes (Assiten Sekretaris Jenderal IndustriAll) dalam Organizing and Campaigning Regional Workshop, di Singapura (Jum’at, 24 Oktober 2014).

Kamis, 23 Oktober 2014

Tantangan Serikat Buruh Ke Depan Semakin Besar




Jumlah anggota serikjat buruh di berbagai negara semakin menurun, sebagai contoh di Jerman penurunan menjadi sekitar 18% dari jumlah sebelumnya sebesar 30%. Hal itu disampaikan oleh Fernando Lopes dalam pembukaan Asia Regional Workshop Organizing & Campaigning di Hotel Purael Royal Park Singapura (22-23 Oktober 2014) Maka, ke depan, gerakan serikat buruh harus berupaya keras untuk meningkatkan kekuatannya agar memiliki posisi tawar yang seimbang dengan poerkembangan koprorasi yang seasosiasi makin meraksasa.

Rabu, 22 Oktober 2014

Pernyataan WAKAPOLDA Metro Jaya : Ancaman Terhadap Tegaknya Negara Hukum dan Hak Asasi Manusia



PERNYATAAN PERS

LBH Jakarta memprotes keras pernyataan Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol. Sujarno, yang disampaikannya di hadapan 1.435 personel reserse dalam acara ‘Revitalisasi Kring Serse’ Ecopark, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (14/10).

Minggu, 19 Oktober 2014

Fernando Lopez Kembali Ke Indonesia






Pada 18 Oktober 2014 yang lalu, beberapa perwakilan dari afiliasi IndustriALL Indonesia menghadiri undangan Makan Malam bersama IndustriAll Indonesia Council di Gamma Resto Taman Mini Indonesia Indah. Acara makan malam ini sehubungan kunjungan Fernando Lopes (Assisten Sekretaris Jenderal IndustriAll).  

Membangun Kekuatan Serikat Buruh





Baru-baru ini bertempat di Hotel HARRIS Batam Center, IndustriALL/FNV Mondiaal/LO-TCO bekerjasama dengan afiliasi IndustriALL di Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Organizing Serikat Pekerja. Pelatihan ini merupakan bagian dari project IndustriALL Asia MNC & Union Building di Indonesia.

Kamis, 16 Oktober 2014

Praktek Menjadi Fasilitator Pelatihan

Pada 15 Oktober 2014 yang lalu bertempat di sekretariat Serikat Pekerja Security-PT.TEL (SPS-PT.TEL) beberapa anggota dari dua Serikat Pekerja Anggota Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (SPA FSP2KI) di Sumatera Selatan mengikuti pelatihan Pengenalan Serikat Pekerja. Jumlah peserta seluruhanya adalan 19 orang yang berasal dari Serikat Pekerja Perawatan dan Pelayanan-TEL (SP3-TEL) dan SPS-PT.TEL

Sabtu, 11 Oktober 2014

FSP2KI Menghadiri Undangan MAJENAS I DPP SPN


Pada tanggal 8 Oktober 2014, salah satu Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (PIMPUS FSP2KI) bersama dengan beberapa pemimpin afiliasi Nasional IndustriAll Indonesia Council, menghadiri Pembukaan Majelis Nasional I (Majenas I) yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Nasional (DPP SPN) di Hotel Santika Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Majenas, adalah forum demokratis pengambilan keputusan tertinggi dibawah Kongres Nasional. Iwan (Ketua Umum DPP SPN) dalam sambutannya menyatakan bahwa Majenas I merupakan persinggahan pertama bagi organisasi untuk melakukan evaluasi atas kinerja yang sudah dijalankan pasca Kongres I pada Januari 2014 yang lalu sehingga menjadi sangat penting bagi perjalanan organisasi ke depan.

Semantara, Sjaeful DP, sebagai Ketua Indonesia Council IndustriAll memberikan penekanan pentingnya iuran sebagai tolok ukur pembangunan organisasi. Iuran, adalah urat nadi organisasi serikat buruh.

Pimpinan Pusat FSP2KI, menyampaikan selamat menjalankan MAJENAS I semoga mampu menjadikan organisasi serikat sebagai alat perjuangan bagi seluruh anggota…(khi)

Rabu, 08 Oktober 2014

FSP2KI dan IndustriALL Indonesia Bersama Melawan Precarious Work



Setiap tanggal 7 Oktober, kebanyakan organisasi pekerja/buruh memperingatinya sebagai Hari Dunia untuk Pekerjaan yang Layak. Selama sehari, organisasi serikat buruh/serikat pekerja, federasi serikat pekerja/serikat buruh dan asosiasi pekerja lain melakukan tindakan untuk mempromosikan ide mereka mengenai Pekerjaan yang Layak. Tindakan ini dilakukan  bervariasi, seperti demonstrasi di jalanan, melakukan pagelaran musik atau konferensi dan diskusi yang diadakan oleg serikat buruh/serikat pekerja di banyak negara.

Selasa, 07 Oktober 2014

Resiko Kesehatan Dan Keamanan Bagi Pekerja Tidak Tetap



Pekan lalu,tiga dari empat pekerja tewas di sebuah tambang di Indonesia. Sebagian dialami oleh pekerja tidak tetap di Rio Tinto. Selanjutnya pada hari Selasa tanggal 07 Oktober 2014, afiliasi Industriall di Rio Tinto akan bergabung dengan Kampanye global untuk "Hentikan pekerjaan tidak tetap" menuntut ke Rio Tinto menghormati hak-hak pekerja, dengan kondisi tempat kerja yang sehat dan aman dan menuntut perusahaan untuk berhenti merusak pekerjaan melalui penggunaan sistim kerja rentan/genting.

Dari hasil survei serikat pekerja diketahui sebagian pekerja di Rio Tinto saat ini berada pada situasi kerja tidak tetap di tempat kerja, mereka telah melaporkan telah terjadi peningkatan penggunaan jenis pekerjaan tidak tetap. Di Prancis, para pekerja tidak tetap mewakili sekitar 25 persen dari angkatan kerja sedangkan lima sampai sepuluh tahun yang lalu, mereka hanya mewakili lima persen dari para pekerja.

Di QIT Madagaskar Mineral pada bulan Februari 2014, para pekerja tidak tetap dua kali lebih banyak dari karyawan tetap. Redundansi pekerja tetap, sekaligus menggunakan pekerja lepas di tambang Hail Creek di Australia. Pada bulan Mei tahun ini Rio Tinto menggambarkan dengan sangat baik untuk memaksimalkan keuntungannya, mencoba untuk mengganti tenaga kerja tetapnya dengan pekerja tidak tetap.

Rio Tinto menggunakan hubungan kerja segitiga untuk melarikan diri tanggung jawabnya, dan melemahkan gerakan serikat pekerja. Lihat kasus penembakan ratusan karyawan omegas di Madagaskar.

Kecelakaan di Indonesia menunjukkan sekali lagi bahwa para pekerja tidak tetap di Rio Tinto ada pengecualian untuk aturan bahwa mereka lebih cenderung menjadi korban kecelakaan kesehatan dan keselamatan dari pekerja tetap. Serikat pekerja di beberapa tempat kerja Rio Tinto menunjukkan bahwa pekerja outsourcing diperlakukan berbeda dari pekerja tetap dalam perspektif Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

Ini bukan satu-satunya perbedaan perlakuan yang harus dialami pekerja outsourcing di Rio Tinto. Laporan Serikat Pekerja di Afrika Selatan telah terjadi kesenjangan upah yang besar antara pekerja outsourcing dan pekerja tetap. Pekerja tidak tetap menerima gaji yang sangat rendah; mereka tidak mendapatkan bonus apapun. Di Alma Quebec, para pekerja tidak tetap hanya mendapatkan 50 persen dari upah pekerja tetap.

Di Cape Town pada Februari lalu, jaringan Rio Tinto dunia mengecam situasi ini. Oleh karena itu, sebagai bagian dari Kampanye Global Rio Tinto, jaringan serikat buruh memilih 7 Oktober untuk mengatur Global Day of Action pada Rio Tinto, hari di mana serikat di seluruh dunia memobilisasi melawan pekerjaan tidak tetap.

Serikat di Rio Tinto telah berjuang kembali untuk membatasi penggunaan pekerja tidak tetap. Pada tahun 2012, di Kanada, setelah lockout enam bulan di Rio Tinto di Alma, Pekerja Baja Amerika (USW) berhasil menegosiasikan kesepakatan bersama membatasi penggunaan pekerja outsourcing ke 10 persen dari jam kerja. Di Kitimat, Unifor melaporkan bahwa bahasa CBA membatasi penggunaan temporaries karyawan menjadi 6,5 persen dari total jam kerja. Serikat pekerja lain mengambil masalah dalam agenda perundingan bersama mereka.

Sekali lagi, pada 07 Oktober di serikat Rio Tinto akan berkata: "NO bekerja tidak tetap!"


Sumber : IndustriALL

Rabu, 01 Oktober 2014

Panitia Pendidikan Fasilitator Pelatihan FSP2KI SUMSEL Dibubarkan


Sekretariat Serikat Pekerja Security-PT.TeL (SPS-PT.TeL) menjadi tempat bagi kawan-kawan Serikat Pekerja Anggota (SPA) Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (FSP2KI) yang ada di Kordinator Wilayah Sumatera Selatan (KORWIL SUMSEL) untuk membentuk panitia pendidikan Fasilitator Pelatihan FSP2KI. Di sekretariat ini juga, pada tanggal 1 Oktober 2014, kawan-kawan SPA FSP2KI SUMSEL kembali berkumpul untuk bersama-sama membubarkan panitia pendidikan ini.