• Home »
  • Media »
  • AGHIFFARI AQSHA: SUARA RAKYAT TERTINDAS ADALAH ENERGI LBH JAKARTA

AGHIFFARI AQSHA: SUARA RAKYAT TERTINDAS ADALAH ENERGI LBH JAKARTA

11 Agustus 2015, bertempat di Aula Gedung LBH Jakarta, dilaksanakan serah terima jabatan direktur LBH Jakarta dari Febi Yonesta kepada Alghiffari Aqsha. Alghif  –demikian nama panggilannya—merupakan direktur ke-13 di lembaga bantuan hukum untuk kaum miskin itu.

Dalam acarayang dihadiri 100an peserta itu, suasana berlangsung penuh haru ketika Mayong (panggilan akrab Febi Yonesta} menyampaikan pidato perpisahan. Selain berpamitan, Mayong menegaskan bahwa dibawh kepemimpinannya, lembaga belum sepenuhnya berhasil menjalankan amanah yang diemban. “Ada banyak tugas yang belum terselesaikan, meskipun beberapa mimpi telah terwujud. Ruang Klien dan data base berbasis online sudah terwujud,” demikian kata Mayong.

Sementara, dalam sambutan pertama sebagai direktur, Alghif menyatakan pentingnya klien sebagai energi utama LBH Jakarta. Diamenegaskan bahwam rakyat tertindas sebagai klien utama LBH Jakarta adalah bahan bakar dan energi bagi kerja LBH Jakarta. LBH Jakarta telah berjuang bersama ratusan ribu rakyat tertindas untuk mencari keadilan, dan harus lebih banyak lagi yang dapat berjuang bersama ke depan.

Yohanes Masang, Pengurus Serikat Buruh Kerakyatan PT. Honda Propspect Motor yang hadir dalam acara tersebut juga berkesempatan memberikan testimoni berkaitan kerja advokasi bersama LBH Jakarta. Masang, lebih jauh menegaskan keberpihakan LBH Jakarta sebagai hal paling penting dari pola advokasi terhadap kaum termarjinalkan. Keberpihakan dan terus berada ditengah masyarakat yang dibela, memberdayakan dan mendorong partisipasi korban ketidakadilan, merupakan platform utama LBH Jakarta.

Sementara Nelson F. Saragih, dari Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia menyatakan harapannya agar kepemimpinan Alghif dapat mendorong perubahan lebih radikal bagi upaya penegakan hukum di Indonesia. FSP2KI adalah salah satu serikat pekerja yang mempunyai kerjasama pendidikan tersistematika dengan LBH Jakarta.

Sesuai konstitusi, Alghif akan memimpin lembaga itu hingga 3 tahun kedepan. Sukses Alghif dan selamat berjuang untuk masyarakat miskin pencari keadilan. (khi)