AKSI FSP2KI TOLAH PERMEN 17/2017

23/10/2017, Sekitar 1000 massa aksi Serikat Pekerja/serikat buruh (SP/SB) afliasi dari Federasi Serikat Pekerja Pulp Dan kertas (FSP2KI) dengan mengendarai sekitar 132 Bus di bawah kawalan Polsek Pangkalan Kerinci menuju kantor Gubenur yang di mulai dari titik kumpul di Lapangan Merdeka Pangkalan Kerinci-Riau. Sebelumnya massa aksi telah berkumpul sejak pukul 05:00WIB.

Aksi juga di iringi dengan teriotical, pekerja yang kelaparan akibat kehilangan pekerjaan. Massa aksi yang jumlahnya ribuan tersebut di sambut oleh Gubernur Riau,Arsyadjuliandi, FSP2KI dalam orasi tuntutan menyampaikan “atas pemberlakuan Permen Lingkungan Hidup Kehutanan (LHK) No.17 tahun 2017 tentang perubahan areal tanaman pokok menjadi fungsi hutan lindung, berpotensi sekitar 8000 orang pekerja terkena dampak PHK karena kehilangan pekerjaan dan besar kemungkinan akan berdampak juga kepada Pekerja Pulp dan kertas karena kekurangan bahan baku”.

Pemerintah seharusnya memilah dan tidak membabi buta dengan semena-mena melakukan penerapan dari Permen tersebut yang telah memberikan izin pemegang IUPHHK-HTI yang sebelumnya mendapat area gambut yang masih boleh berproduksi kini berpotensi kehilangan sebagian area garapan. Terlebih lagi bahwa Amar Putusan MA tentang tentang PerMen LHK no.17 tahun 2017 telah di menangkan. Segala yang terkait dengan PerMen LHK no.17 tahun 2017 tersebut dengan sah dinyatakan gugur