BELAJAR DARI PENGALAMAN SEJARAH GERAKAN BURUH INDONESIA

PENDIDIKAN DASAR-DASAR SERIKAT BURUH :

Bertempat di ruang pertemuan Highland Hotel Siak Perawang, sebanyak 60 orang anggota FSP2KI korwil Riau mengikuti pendidikan Dasar-dasar Serikat Buruh. Pendidikan.

Pendidikan yang berlangsung dalam 2 sessi pendek itu diselenggarakan oleh Panitia Bersama dari SP. Perjuangan dan SP. IKPP. Muhammad Zamen, selaku ketua Panitia menyatakan bahwa pendidikan ini bertujuan memberikan pembekalan kepada para pengurus serikat. Selain anggota FSP2KI, beberapa peserta juga berasal dari buruh perkebunan yang berada di sekitar lokasi pabrik kertas tersebut.

Muhammad Daud, Ketua SP. PTSI yang hadir dalam pendidikan berbagi cerita mengenai sejarah gerakan buruh di Brazil yang hari ini menjadi referensi perjuangan buruh seantero dunia.

Khamid Istakhori, sebagai pemateri dalam sessi pertama mengenai sejarah gerakan buruh Indonesia, dimana periodeisasi tahun 1948-1965 ketika buruh memiliki kekuatan yang signifikan. Kita, punya periode emas ketika buruh Indonesia memiliki kekuatan serikat buruh yang kuat, pengaruhnya sangat kuat sehingga kita punya 2 undang-undang terbaik yaitu UU 22/1957 dan UU 12 tahun 1964.

Disamping itu, Pemateri pada Sessi ke-2, Ilhamsyah (Ketua Umum Federasi Buruh Tranportasi Perjuangan dan sekaligus Pimpinan Kolektif Nasional KP-KPBI) mengulas gerakan buruh Pasca Reformasi. Pada saat itu, gerakan buruh Indonesia mengalami represi yang luar biasa ketika posisi Soeharto dan militer sangat kuat, demikian jelas Ilhamsyah dalam sessi diskusi.

Hamdani, Presiden FSP2KI dalam sambutan pembuka pendidikan menyatakan harapannya agar pendidikan dalam berkesinambungan dan bermanfaat bagi seluruh anggota. (khi)