Belajar Mengenai HAM


HAM ada lah Hak Azazi Manusia yang tumbuh sejak manusia dilahirkan dan tidak dapat dikurangi, direnggut dan dibatasi oleh orang lain termasuk oleh negara. Dari pendidikan paralegal yang dilakukan selama 3 hari dari 20 November 2014 sampai dengan 22 November 2014 yang akan berakhir besok siang, ada beberapa hal baru yang menjadi bahan belajar kita.


Kholidi , salah satu peserta dari Serikat Pekerja Kimberly Clark Indonesia (SPKCI) salah satu Serikat Pekerja Anggota Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (SPA FSP2KI) membagi pengetahuan untuk kawan-kawan tentang Prinsip-Prinsip Pokok HAM, yaitu : 

  1. Universal dan tidak dapat dicabut (universality dan inalienability) 
  2. Hak asasi telah melekat pada manusia dan seluruh umat manusia didunia memilikinya.
  3. Tidak bisa dibagi (indivisibility) yang berarti adalah pengabaian pada satu hak akan berdampak pada pengabaian hak-hak lainnya
  4. Saling bergantung dan berkaitan, maksudnya adalah pemenuhan dari satu hak seringkali bergantung kepada pemenuhan hak lainnya
  5. Sederajat dan tanpa diskriminasi
  6. Tidak ada pembedaan dengan alasan apapun, seperti ras, warna kulit, jenis kelamin, etnis, usia, bahasa, agama, pandangan politik dan pandangan lainnya
  7. Turut berpartisipasi dan berperan aktif. Hal ini memberikan konsekuensi bahwa setiap orang berhak untuk turut berperan aktif berpartisipasi dalam terwujudnya hak asasi dan kebebasan dasar.
  8. Ada pertanggungjawaban dan penegakkan hokum. Nah, kalau ini artinya negara bertanggungjawab apabila terjadi pelanggaran. Negara melakukan penegakan hukum dan melakukan pemulihan.

Ternyata, belajar HAM itu mengasyikkan ya…..