BURUH PT MAYAPADA CLINIK MELAWAN SKORSING

Selasa 4/12/2017 Koordinator Wilayah Sumatera Selatan ( KORWIL SUMSEL) – Federasi Serikat Pekerja Kertas Indonesia ( FSP2KI) di panggil management PT Tanjungenim lestari Pulp And Papar ( PT TEL ) selaku perusahaan pemberi kerja PT Mayapada Clinik ( Perusahaan Vendor pengelola Clinik di PT TEL) untuk menyerahkan surat skorsing dari PT Mayapada Clinik.

Korwil Sumsel menolak dengan tegas pemberlakukaan skorsing 2 orang sopir ambulance dan 1 orang paramedic merupakan Anggota Serikat Pekerja Kontraktor PT TEL ( SPK TEL) karena skorsing tidak beralasan.

Akar dari permasalahan yang terjadi Selasa, 28 November 2017, di lakukan penandatanganan Kontrak Kerja Perjanjian Kerja Waktu Tertentu ( PKWT ) antara 9 orang pekerja Clinik dengan PT Mayapada Clinik yang pada Bulan Agustus memenangkan tender untuk pengelolaan clinik. Pekerja menolak!, status hubungan kerja tersebut. “Seharusnya status kerja kami sudah permanen dan beralih menjadi pekerja PT TEL, karena masa kerja kami telah 8 tahun dan juga telah bekerja 3 Bulan tanpa kontrak pada PT Mayapada” imbuh rival salah satu pengurus unit SPK TEL.

Jumat 5 Des 2017 pihak keamanan PT TEL berusaha melakukan usir paksa 3 orang pekerja tersebut atas keinginan PT Mayapada Clinik. KOrwil Sumsel bersama-sama dengan 5 Serikat Pekerja Anggota yang ada di lingkungan PT TEL melakukan perlawanan sehingga hal tersebut tidak terjadi sampai dengan berita ini di turunkan