Cikal Bakal Paralegal FSP2KI SUMSEL

MEDIA FSP2KI. Memiliki komitmen yang kuat untuk melaksanakan semua program kerjanya, Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (FSP2KI) terus memberikan pelayanan kepada anggotanya. Salah satunya dengan memberikan pendidikan yang merupakan bekal bagi anggota untuk memperkuat dirinya.
Pada 28 Agustus 2015 sampai dengan 31 Agustus 2015 FSP2KI Kordinator Wilayah Sumatera Selatan bersama Serikat Pekerja PT.Tanjungenim Lestari (SPPT-TeL) dan beberapa pengurus Serikat Pekerja Anggota (SPA) FSP2KI di Sumatera Selatan melaksanakan mandat dari FSP2KI untuk menyelenggarakan Pendidikan Paralegal dan Pengupahan. Pendidikan ini merupakan program kerja FSP2KI untuk tahun 2015 yang telah dibahas dalam Rapat Kerja Nasional ke III pada bulan Februari 2015 di Pekanbaru. Kemudian dipertegas lagi pada saat Rapat Pimpinan Pusat FSP2KI bulan Agustus 2015 di Serpong.
Adapun tujuan pendidikan adalah untuk meningkatkan kapasitas pengurus SPA FSP2KI dalam melaksanakan kerja advokasi. Selain pendidikan Paralegal dalam kesempatan ini dilaksanakan juga pendidikan Sistim Pengupahan, yang juga termasuk salah satu program pendidikan FSP2KI.
Sebagai pemateri dalam pendidikan ini, FSP2KI meminta bantuan kepada kawan-kawan dari Lembaga Bantuan Hukum Jakarta (LBH Jakarta) dalam kegiatan ini Tigor Hutapea dan Enny Rofiatul memberikan materi pendidikan kepada peserta, yang terdiri dari beberapa utusan SPA FSP2KI.
Peserta yang hadir dalam pendidikan ini, terdiri dari ;  6 orang pengurus Serikat Pekerja PT.Tanjungenim Lestari (SPPT-TeL), 6 orang pengurus Serikat Pekerja Security-PT.TeL, 6 orang pengurus Serikat Pekerja Perawatan dan Pelayananan-TEL (SP3-TEL), 5 orang pengurus Serikat Pekerja TUKS TeL Tarahan (SP TT Tarahan), dan 2 orang pengurus Serikat Pekerja Demokratis Lontar Papyrus Pulp and Paper (SPD Lontar PP)
Sebagai sesama pekerja, pihak panitia juga mengundang beberapa pengurus diluar SPA FSP2KI, yang terdiri 2 orang pengurus Serikat Pekerja Lematang Coal Lestari, 2 orang pengurus Serikat Karyawan GHMM dan 1 orang pengurus Serikat Pekerja Tambang PT.LMA
FSP2KI yang  menaungi 22 SPA dalam 3 wilayah yang tersebar di Jawa Barat, Lampung, Sumatera Selatan, Pekanbaru, Jambi, dan Kalimantan, memang menjadi keunikan sendiri bagi FSP2KI. Oleh sebab itu, dengan adanya pendidikan paralegal ini, harapan akhir yang ingin dicapai adalah, pengurus yang telah diberikan bekal keparalegalan dapat memperkuat SPA FSP2KI yang ada di tiga wilayah, yaitu Jawa Barat, Pekanbaru dan Sumatera Selatan.
Dalam pendidikan ini, metode pendidikan yang diberikan oleh Tigor dan Enny adalah ; ceramah, diskusi, persentasi dan role play (permainan) jika dilakukan prosentase, maka terdiri dari 30% dalam betuk game 70% teori. Dengan metode seperti ini, peserta yang rata-rata adalah orang yang sudah berumur dapat menangkap apa yang telah dipaparkan oleh pemateri. Suasana keakraban dan kekeluargaan membuat semua materi yang di berikan di lahap peserta dengan antusias, hanya saja waktu yang tidak memungkinkan karena semua dibatasi oleh dimensi ruang dan waktu.
Menurut Joni Sibarani selaku Ketua Panitia Penyelenggara dan juga sebagai salah satu Pimpinan Pusat FSP2KI mengatakan “jaganlah di sia-siakan ilmu yang didapat dari pelatihan ini sedikit saja yang kita tahu mengenai paralegal, itu sangat mendukung sekali baik buat diri sendiri maupun organisasi pekerja”.
Pendidikan selama tiga hari ini dilaksanakan di Training Center PT.Tanjungenim Lestari Pulp and Paper. Dalam acara pembukaan pendidikan ini hadir juga Miftahuddin selaku Direktur HR/GA PT.Tanjungenim Lestari dan Ibrahim Saptani selaku Project Manajer Recon Security (perusahaan jasa keamanan di PT.Tanjungenim Lestari)
Setelah selesai pendidikan, pada hari ketiga Ikhsan Prajarani (selaku Sekretaris Jenderal (FSP2KI) meminta masukan dari peserta, apakah para peserta hanya ingin belajar paralegal atau memang ingin menjadi paralegal. Jika ingin menjadi paralegal, maka keinginan ini akan disampaikan kepada Pimpinan Pusat FSP2KI untuk dilaksanakan juga pendidikan paralegal lanjutan. Kegiatan ini ditutup oleh Sarahim selaku Kordinator Wilayah FSP2KI Sumatera Selatan.