COLECTIVE BERGAINING,INDUSTRI ALL

Colective bargaining training.( khusus perempuan) tgl 30 agustus- 01 sept 2015 di selenggarakan di  hotel panorama lembang. Para peserta yang terdiri dari 34 orang, yaitu dari fspmi, fsp-kep,farkes,sp-isi, sp-spn,sp- lomenik, sp-fpe, sp garteks, sp- kikes, sp cemwu- kp kspi, fsp2ki. Seperti biasanya treaning collective bargaining selalu dihadiri tamu undangang Industri All mancanegara. Pemteri kali ini adalah :

1. Indah saptorini
2.Tia mboiek – fnv mondial- belanda
3. Dimu pratama –  lion Indonesia
4. ibu Ngatiyem – cemwu sp- kspi
5. ibu indah prihanande – dosen dan akuntansi di serang
Materi pendidikan dari Industri All yang disampaikan oleh Indah Saptorini  yg diberikannya adalah, “pentingnya Negosiasi” kesempatan untuk dapat bernegosian merupakan keuntungan bagi pekerja untuk menaikan nilai – niilai kesejahteraan anggota. Dalam materi tersebut ada hal – hal yang sangat ditekankan yaitu “cara cara perundingan dan pembuat perjanjian kerja bersama ( PKB ) terlebih lagi di khususkan pasal – pasal yang mengakomodir kepentingan  perempuan, pekerja perempuan masih sangat banyak terabaikan hak – haknya, pekerja perempun masih sangat termaginalkan dalam kehidupan industry perburuhan.  
 Ibu ngatiyem  dari cemwu sp – kspi mengangkat  masalah peran perempun dalam Industri modern sekarang ini. Banyaknya pekerja perempuan yang bekerja pada pabrik – pabrik yang belum mendapatkan hak – hak dasarnya, seperti waktu untuk menyusui bagi yang memiliki balita,hal tersebut telah di atur dalam Peraturan bersama Menteri Negara pemberdayaan perempuan, menteri tenaga kerja dan transmigrasi dan menteri kesehatan,48/MEN.PP/XIII.2008, PER.27/MEN.XII.2008, 1177/MENKES/PB/XII/2008 cuti haid yang mekanisme pengambilan cutinyha yang begitu sulit bahkan ada beberapa perusahaan tidak sungkan dan malu u ntuk melakukan pemeriksaan apakah benar pekerja perempuan itu sedang mengalami masa mestruasi.
 Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( K3 ) dalam perusahaan di sampaikan oleh Dimu pratama  dari lion indonesia), K3 merupakan hal yang sangat mendasar harus ada di perusahaan apapun untuk menekan angka kecelakaan maka program K3 harus benar – benar diijalankan. K3 banyak di abaikan oleh pengusaha padahal K3 telah di atur dalam permenaker
Isu perempuan dan serikat pekerja international di sampaikan olehTia mboiek/ fnv  mondial belanda dan cara  “membaca laporan Keuangan di dalam perusahaan”
Pentingnya mengetahui untung rugi perusahaan di sampaikan oleh ibu Indah prihanande.kalaulah keilmuan membaca laporan keuangan perusahaan ttelah dikuasai oleh pekerja maka akan lebih mudah bagi kita pekerja untuk mengetahui laba perusahaan dan itu akan menjadi dasar kita pekerja untuk mendapatkan upah lebih lagi kalau pengusaha itu untung. Selama ini pengusaha selalu mengatakan rugi, rugi dan rugi tampa mau membuktikan di mana letak kerugian itu, oleh karena itu mari kita untuk tahu membaca laporan keuangan perusahaan agar kita tidak terkecoh lagi dengan kata – kata rugi.

KEJARLAH ILMU SAMPAI KE NEGERI CINA