Evaluasi dan Recana Kerja LBH Jakarta 2015



Pada 12 Januari 2015, dua pimpinan pusat Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (FSP2KI) yaitu Nelson F Saragih dan Khamid Istkahori menghadiri undangan evaluasi dan rapat kerja Lembaga Bantuan Hukum Jakarta (LBH Jakarta). Evaluasi dimaksudkan sebagai momentum dari LBH Jakarta menjaring masukan dan kritik atas kinerja di tahun 2014 serta menyusun program kerja LBH Jakaarta di tahun 2015.

 

Adapun tujuan dari kegiatan evaluasi ini adalah untuk melakukan review kembali atas kerja advokasi LBH Jakarta bersama dengan jaringan dan juga masukan dari alumni, untuk memberikan masukan bagi LBH Jakarta untuk meningkatkan layanan bantuan hukum. Peserta dari kegiatan ini adalah para alumni dan jaringan LBH Jakarta, termasuk diantaranya FSP2KI.
Selain dari itu pada kesempatan ini juga dilakukan perumusan program kerja sepanjang tahun 2015 guna menentukan prioritas kerja dan beban kerja agar dapat melakukan advokasi yang maksimal dan layanan bantuan hukum berkualitas. Dalam melakukan kerja-kerjanya, LBH Jakarta tidak hanya bersinggungan dengan masyarakat, namun LBH juga selalu melibatkan jaringan dari organisasi masyarakat sipil lainnya. LBH Jakarta sadar bahwa dalam melakukan setiap kerja advokasi pada isu strategis, LBH Jakarta tidak dapat bekerja sendiri dan membutuhkan bantuan dari organisasi non pemerintah maupun kelompok masyarakat sipil lain.
Nelson F. Saragih memberikann apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh LBH Jakarta selama ini dan berharap agar kerjasama ini berlanjut dengan peningkatan kualitas. Sementara, Isnur kepala Divisi Penanganan kasus mengungkapkan komitmen terkait peningkatan penanganan kasus tahun ini sebagai evaluasi atas kinerja di tahun 2014. Selain Isnur, evaluasi juga disampaikan oleh Muhammad Biqy terkait keterlibatan LBU Jakarta dalam mendorong terwujdnya konsep upah layak bagi buruh. Harapannya ke depan LBH Jakarta memberikan kontribusi lebih nyata.

Selain bersama jaringan, LBH Jakarta selama ini juga bersinggungan dengan alumni saat menjalankan kerja-kerjanya. Alumni memiliki peran penting di luar LBH untuk mengamati bagaimanakah LBH menjalankan program dan advokasinya. Oleh karena itulah LBH Jakarta membutuhkan evaluasi dari jaringan dan alumni untuk mengukur sudah sejauh mana kerja LBH Jakarta bersama dengan jaringan lain dalam mengadvokasi isu-isu strategis. Evaluasi ini juga bertujuan untuk memberikan masukan bagi LBH Jakarta dalam meningkatkan kemajuan kerja advokasi LBH Jakarta dalam memberikan layanan bantuan hukum bagi masyarakat. Semoga, pembelaan terhadap masyarakat dapat meningkatkan upaya perjuangan masyarakat yang termarginalkan.