FORMULA UPAH BARU UNTUK MENARIK MINAT INVESTOR

Pemerintah begitu galau atau sudah kehilangan akal untuk memperbaiki iklim investasi di negeri ini. Mulai Upah murah sampai PHK masalpun di restui tampa ada pertimbangan dan pengawasan. Pemerintah sudah menutup mata dengan penganguran tetapi membuka telinga untuk keluhan investor.


Mempermudah investasi masuk ke indonesia untuk memperbanyak lapangan kerja dan memupuk Rupiah agar dapat bersaing dengan mata uang asing dalam pembelanjaan, itu langkah baik tetapi dengan menyelingkuhi uu 08/1981( pengupahan) di ganti dengan formula kenaikan upah berupa INFLASI + ALPA × produk domestik bruto (PDB). “Kalau rumusan kenaikan upah ini dipaksakan matilah kami….!!! “para buruh”.

Pemerintah begitu galau atau sudah kehilangan akal untuk memperbaiki iklim investasi di negeri ini. Mulai Upah murah sampai PHK masalpun di restui tampa ada cross check atau pengawasan. Pemerintah sudah menutup mata dengan penganguran tetapi membuka telinga untuk keluhan investor.

Mempermudah investasi masuk ke indonesia untuk memperbanyak lapangan kerja dan memupuk Rupiah agar dapat bersaing dengan mata uang asing dalam pembelanjaan, itu langkah baik ?! tetapi dengan menyelingkuhi uu pengupahan, di ganti dengan formula kenaikan upah berupa INFLASI + ALPA × produk domestik bruto (PDB). “Kalau rumusan kenaikan upah ini dipaksakan matilah kami….!!! “kata para buruh”.

Inflasi kenaikan upah rata – rata 5 – 6% per tahun, Itu tidak sesuai dengan realitas kenaikan harga kebutuhan hidup yang mencapai 30%. inflasi kita rasakan pada produk makanan, sampai -sampai harga pisang pun ikut naik, terus transportasi, sewa rumah dan lain-lain. Idealnya untuk menaikkan upah minimum 2016 sebesar 30%.  kenaikan upah sebesar ini dinilai belum cukup tapi  normatif. Kenaikan 30% ini hanya untuk mengembalikan daya beli masyarakat yang selama ini menurun. “Selama ini daya beli masyarakat kita, termasuk buruh, mengalami penurunan yang sangat dratis.