FSP2KI AKAN FOKUS MENGUATKAN BASIS SERIKAT DI PERUSAHAAN

KONSOLIDASI PERTAMA FSP2KI JAWA BARAT :
KAMI AKAN FOKUS MENGUATKAN BASIS SERIKAT DI PERUSAHAAN
Bertempat di Sekretariat FSP2KI Jawa Barat,  sebanyak 20 peserta hadir dalam diskusi dan penguatan SPA FSP2KI di Jawa Barat. Acara dipimpin oleh Bambang Tambora dan Ida Lasmauli selaku Korwil dan Sekretaris FSp2KI Jawa Barat.

Ada 5 SPA  FSP2KI yang hadir dalam acara tersebut, yaitu SPK. Pindo Deli, SPK Pelita Cengkareng Subang, SP. DCK Karawang, SP. KMP Karawang, SP. SJI Karawang serta perwakilan pekerja outsourcing dari CV. Karya Jaya Guna. Diskusi, selain membahas program kerja tahun 2016 juga dimaksudkan untuk membahas beberapa hasil kinerja Korwil Jawa Barat sepanjang Desember 2015 hingga Januari 2016.
  1. Setidaknya diskusi kemudian membahas 3 hal penting yang mengemuka dikalangan SPA, antara lain Permasalahan di SPK. Pelita Cengkareng SubangSebagai anggota termuda di Korwil Jawa Barat, ini merupakan konsolidasi pertama pasca terbitnya SK. Pencatatan serikat tersebut. Dalam diskusi kemusdian mengemuka beberapa permasalahan, antara lain : masalah upah, buruh kontrak dan penguatan serikat pekerja di perusahaan. menanggapi masalah itu, Bambang Tambora mengemukan bahwa Korwil Jawa Barat akan mengadakan kunjungan ke SPK. PCP di Subang dan langsung berkonsolidasi dengan pengurus di sana. Harapanhya pertemuan yang diagendakan akhir Januari tersebut dapat mencari solusi untuk masalah upah dan buruh kontrak. Sementara berkait dengan penguatan, maka Korwil sudah menyiapkan beberapa agenda pendidikan bersama untuk pengurus.
  2. Advokasi kasus PHK di DCKDodi Fina Graha, Ketua SP. DCK mengungkapkan bahwa kondisi internal pengurus SP. DCK dan SP. KMP serta SP. SJI masih melemah sesudah beberapa pengurus di PHK, tetapi semua advokasi sekarang difokuskan untuk memperjuangan kejelasan status hubungan kerja yang tidak sesuai dengan UU 13 tahun 2003. Berkaitan dengan PKWTT dan Outsourcinhg, bersama Korwil Jawa Barat sedang mendesak terbitnya nota pemeriksaan agar pekerja dapat ditetapkan menjadi PKWTT di pemberi kerja yakni PT. DCK. Sementara Ono Karyono, mewakili SP. KMP menjelaskan bahwa dirinya dan oengurus SP. KMP masih menyusun data berkaitan dengan pelanggaran upah di perusahaan serta ketiadaan kontrak kerja bagi semua pekerja. Hal ini, bila dikaitkan dengan Kepmen 100 tahun2004 maka demi hukum statusnya menjadi PKWTT.
  3.  Penguatan buruh Outsourcing di CV. Karya Jaya GunaPenguatan Pekerja Outsourcing di CV. Kaya Jaya Guna terus dilakukan. Sesuai penjelasan Ida Lasmauli, Sekretaris Korwil FSP2KI Jawa Barat, diskusi lanjutan akan dilakukan di internal FSP2KI berkaitan dengan pemahaman akan hak dan kewajiban pekerja serta status hukum pekerja outsourcing. Awalnya, kami akan fokus mengadvokasi hal-hal dasar berkaitan dengan upah dan jam kerja.

Menutup diskusi dan penguatan, Khamid Istakhori sebagai Project Coordinator Pendidikan dan Rekrut FSP2KI menjelaskan skema program tahun 2016. Program yang akan dijalankandi tahu  2016 akan fokus pada 3 hal utama yaitu : pendidikan, rekrutmen dan adbvokasi. Disamping itu, selain 3 hal tersebut, FSp2KI di tahun 2016 akan melaunching pendidikan nasional dengan 6 modul utama diantaranya Dasar-Dasar Serikat Buruh, Fasilitator, Advokasi, Organiser dan PKB. (khi/batam)