FSP2KI/KPBI RIAU TOLAK OMNIBUS LAW

Aksi menolak Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja

fsp2ki.org – Pelalawan Buruh Pelalawan (FSP2KI dan FSPMI) hari ini (22/01/20) melakukan aksi. Aksi yang dipusatkan di gedung DPRD Pelalawan dimulai dari mulai pukul 11:00 WIB, massa aksi yang terdiri sekitar 400 orang yang terdiri dari 6 SPA FSP2KI dan FSPMI dan beberapa mahasiswa Pelalawan, mereka mulai berkumpul dibelakang Ramayana Kerinci pada pukul 08:00 WIB, dengan menggunakan kendaraan sepeda motor dan mobil mereka berkonvoi dari belakang Ramayana Kerinci sebagai tikum awal lewat jalan lintas dan putar ditikungan Sakura,masuk jalan Akasia dan berakhir di pendopo kantor DPRD Pelalawan

Aksi dengan satu tuntutan menolak Omnibus Law – RUU Cipta Lapangan Kerja (CILAKA), dimana kaum buruh merasa dirugikan dengan rancangan Undang Undang tersebut. Hi.Hamdani selaku Presiden FSP2KI menegaskan dalam orasinya Omnibus Law – Rancangan Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja yang digadang-gadang oleh pemerintah akan menarik investor sangat merugikan kaum buruh, tidak ubahnya dengan rencana pemerintah yang akan merevisi UU.13 Tahun 2003, ini hanya merubah namanya saja,”tegas nya.

Perwakilan aksi dari masing-masing organ diterima oleh DPRD Kabupaten Pelalawan dan menghasilkan kesepakatan dimana DPRD Pelalawan akan menyampaikan aspirasi kaum buruh ke DPR RI. Tidak sampai disini Aliansi buruh Pelalawan akan melakukan kembali aksi dengan massa yang lebih besar, sasarannya adalah kantor DPR Provinsi Riau yang akan dilakukan pada tanggal 29 Januari 2020, dan akan terus mengawal agar Omnibus Law (Undang undang CILAKA) tersebut tidak akan lahir.