IURAN SEBAGAI URAT NADI SERIKAT

Bertempat di sekretariat FSP2KI, tidak kurang dari 45 peserta ikut hadir dalam pendidikan Dasar-dasar Serikat Buruh dengan pemateri Ilham Syah dari KP-KPBI. Para peserta, hadir dari serikat pekerja anggota FSP2KI wilayah Jawa Barat antara lain SPK-PD, SP-KCI dan 3 serikat abru yaitu SP-DCK, SP-Sji dan SP-KMP.

Diawal Sesi, Ilham Syah bercerita mengenai  beberapa prinsip pembentukan organisasi Serikat Buruh. Ilham, menegaskan bahwa serikat buruh, adalah organisasi yang dibangun dari semangat kolektif  buruh, digerakkan oleh kekuatan buruh dan ditujukan untuk kesejahteran kaum buruh. Untuk itulah, kenapa serikat buruh harus memiliki sebuah panduan dasar yang menggerakkan anggotanya untuk mewujudkan semangat dan cita-cita buruh yaitu kesejahteraan buruh dan anggota keluarganya.

Salah satu pokok prinsip bagi serikat buruh, adalah iuran yang diharapkan mampu menggerakkan  seluruh sendi organisasi, semisal rapat, pendidikan, diskusi, aksi bahkan sampai pemogokan. Tanpa iuran, serikat buruh ibarah tubuh yang hidup tanpa aliran darah, selain terlihat tidak segar, tentu saja perlahan akan mati.

Bambang Tambora yang menjadi co-fasilitator dalam pendidikan tersebut, menyebutkan bahwa tema dasar-dasar serikat buruh menjadi sangat penting sebab sebagian peserta adalah pengurus baru didalam serikatnya sehingga diharapkan akan mampu memberikan bekal untuk menggerakkan roda organisasi. Pendidikan merekomendasikan adanya pendidikan tematik yang rutin diselenggarakan di tempat kerja (khi).