KEBEBASAN BERSERIKAT ADALAH HAK FUNDAMENTAL KAUM BURUH

Rapat Akbar KP-KPBI Putaran Ke-3 :
Bertempat di GORAdiarsa Karawang, sekitar 1500 massa anggota Komite Persiapan Konfederasi pesartuan Buruh Indonesia (KP-KPBI) menggelarrapat akbar bertemakan Merdeka Itu Bebas Berserikat tanpa Syarat. Artinya, kemerdekaan buruh untuk membentuk serikat, seharusnya menjadi hak fundamental yang tidak boleh digugat oleh siapapun, apalagi kekuatan pemodal dengan melakukan penghalang-halangan.
Djeny Bakulu, selaku Koordinator acara memberikan pidato pembukaan dan menyatakan bahwa kemerdekaan berserikat, hendaknya menjadikan buruh kuat. Karena, hanya dengan berserikat buruh akan mendapatkan pintu bagi perjuangan yang lebih besar. Lebih lanjut, Djeny menegaskan komitmen FSP2Ki untuk berada dalam gardaterdepan dalam menjalankan amanat perjuangan buruh yang sudah menjadi ruh bagi seluruh buruh dimanapun berada, yakni memerdekakan kaum buruh atas penindasan oleh manusia terhadap manusia yang lain.

Acara yang berlangsung selama 4 jam tersebut, dimulai dengan pemapatran dan sikap politik dari para pimpinan federasi yang hadir. Dalam pandangannya, mereka menjadikan persatuan gerakan buruh sebagai pilihan utama untuk membangun kekuatan yang signifikan dimasa mendatang. Rapat akbar dimeriahkan oleh penampilan beberapa grup band dari berbagai serikat yang hadir, salah satunya PKP Band dari SPK. Pindo Deli Karawang.
Berserikatlah, nicaya buruh akan kuat! (khi)