Keterampilan Mengorganisir


FSP2KI (Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia) baru-baru ini (10/01/2015) menyelenggarakan Pendidikan Organizing. Pendidikan ini adalah salah satu bentuk pembekalan bagi kawan-kawan pengurus Serikat Pekerja Anggota (SPA) FSP2KI yang berada di Kordinator Wilayah (KORWIL) Jawa Barat. Pendidikan dilaksanakan di sekretariat FSP2KI yang berada di Karawang, Jawa Barat. Tepat pukul 09:00 WIB pendidikan dimulai dan berakhir pada pukul 18:00 WIB.

Peserta yang hadir berjumlah 27 orang, yang terdiri dari 18 orang perwakilan pengurus Serikat Pekerja Kertas Pindo Deli (SPKPD), 5 orang perwakilan pengurus Serikat Pekerja Kimberly Clark Indonesia (SPKCI), 2 orang kawan-kawan dari Lembaga Informasi Perburuhan Sedane (LIPS) dan 2 orang Pimpinan Pusat FSP2KI. Sebagai fasilitator selain dari pimpinan pusat FSP2KI, dalam pendidikan ini FSP2KI meminta kesedian kawan-kawan LIPS untuk menyampaikan materi pendidikan organizing.

Berikut sedikit kutipan materi yang dikirimkan oleh Khamid Istakhori, kutipan ini disampaikan dalam pendidikan organizing FSP2KI pada 10 Januari 2015. Untuk memudahkan membangun serikat pekerja, setidaknya diperlukan kualitas dan ketrampilan yang mumpuni sehingga kawan yang akan diajak bergabung menjadi lebih yakin. Berikut sejumlah ketrampilan yang harus dimiliki seorang organiser (dikutip dari facebook Winuranto Adhi, Koordinator Divisi Serikat Pekerja Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta):

  • TulusJangan berharap mendapatkan imbalan atau pujian dari orang lain atas apa yang tengah Anda lakukan. Jika terjadi perubahan yang lebih baik, anggap sebagai keberhasilan bersama.
  • Ulet dan TabahMeski menyakinkan kawan sendiri, terkadang akan menjadi pekerjaan yang sangat melelahkan dan membosankan. Sisi emosional Anda kadang akan terkuras habis. Karenanya, seorang organiser harus ulet dan tabah.
  • KreatifSeorang organiser yang baik harus terus mampu mencari bahan pengorganisiran. Pada tahap awal, sebelum bisa meyakinkan untuk membentuk serikat pekerja, buatlah aktivitas yang lebih santai seperti arisan, rujakan dan lain-lain.
  • FleksibelSeorang organiser harus dapat menjaga tingkah laku, tutur kata, dan sikap. Anda harus peka membaca kondisi serta situasi yang terjadi di perusahaan.
  • PenghormatanSeorang organiser harus menghormati kawan lain yang berbeda agama, keyakinan dan suku.
  • HumorisIni penting dimiliki seorang organiser. Dengan rasa humor yang tinggi, organiser dapat mudah menjalin perkawanan. Rasa perkawanan setidaknya mampu menjadi bekal untuk membangun kepercayaan.
  • KomunikasiSeorang organiser harus bisa berperan sebagai seorang komunikator yang dinamis. Komunikasi harus dilakukan dua arah. Jangan sampai merasa lebih pintar dari kawan lainnya.
  • Kemampuan AgitasiAgitasi merupakan suatu bentuk komunikasi yang khusus. Agitasi tidak hanya bertujuan membuat orang mengerti suatu persoalan tetapi juga membuat tertarik, antusias untuk terjun dan berperan.
  • Teliti dan DetailKelengkapan data merupakan hal penting dalam sebuah pengorganisiran. Sering kali organiser mengabaikan persaolan ini karena dianggap berbelit-belit dan membosankan. Padahal ini begitu penting. Ingat, sedikit saja Anda membuat kesalahan, bukan tidak mungkin akan meruntuhkan perjuangan yang sedang dibangun.

Demikian sedikit informasi yang diperoleh dari pendidikan organizing FSP2KI, semoga pendidikan ini memberikan manfaat yang berarti bagi SPA FSP2KI yang telah mengikuti pelatihan ini.


(Berita ini dihimpun dari beberapa status FB kawan Roni dan Khamid, Bidang Kampanye Mengucapkan Terimakasih atas informasi yang sangat bermanfaat ini)