KORWIL RIAU – FSP2KI AKAN MELAKUKAN AKSI BESAR – BESARAN

Pemerintah dengan  paket kebijakan ekonomi jilid IV atau paket kebijakan ekonomi menekankan  penguatan ekonomi masyarakat, soal kebijakan pengupahan yang adil, sederhana dan terproyeksi dan kebijakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang lebih murah dan luas.

img-20161026-wa0003

Alasan pemerintah  mendorong kebijakan soal pengupahan adalah untuk menjamin kepastian dan perlindungan terhadap sistem pengupahan yang menyeluruh. Mengingat masalah upah sangat strategis bagi pengusaha dan pekerja, dan masing-masing pihak mempunyai pandangan yang berbeda.
Penerapan PP 78/2016 benar – benar akan dilakukan beriringan dengan paket kebijakan pemerintah untuk  menarik investasi sebanyak – banyaknya sampai dengan penekanan upah buruh dengan memandulkan dewan pengupahan.

Diberbagai daerah  untuk sekarang ini baik di Kabupaten dan  propinsi  sedang hangatnya pembahasan   penetapan upah minimum yang digulirkan oleh pemerintah, berbagai macam tanggapan yang disampaikan oleh buruh atas kebijakan upah tersebut.

Tidak terlepas  dengan propinsi Riau yang sekarang ini untuk penetapan upahnya mengacu  pp 78 yang kenaikannya  dikisaran 8,25%, oleh karena dasar itulah Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (FSP2KI) – korwil Riau berinisiasi untuk menolak Dan mengawal upah minimum kab.pelelawan yang akan ditetapkan pada minggu ke 2 bulan Nov 2016 dengan cara Aksi long march yang akan dilakukan pada tanggal 10 Nov 2016 bertepatan dengan Hari pahlawan, konsep tuntutan yang diusung oleh korwil riau adalah : cabut pp 78, tetapkan upah minimum kab.pelelawan minimal 20%, tetapkan upah sektoral pulp Dan kertas, hapuskan outsourching cabut peraturan pemerintah dan peraturan mentri yang mengatur tentang outsorching.
Beberapa Kali agenda pertemuan yaitu pada tanggal 18 Nov di hotel Fanbinari bersama bung Nelson, pimpus Fsp2ki dan juga ketua, sekretaris dan 10 serikat Pekerja Anggota yang ada di Riau komplek merencanakan aksi : 23 Nov di posko depan town site 2  melibatkan seluruh ketua Dan sekretaris 10 spa di Riau komplek.
Tanggal 25 Nov di posko depan town site dengan peserta hadir tetap Sama.
Dari hasil pertemuan terakhir  pembentuk panitia persiapan Road show long march yang terdiri dari utusan 10 spa yang ada di wilayah Riau, untuk aksi kali ini korwil Riau akan menurunkan massa Aksi 750 orang RAPP GROUP, ditambah dengan federasi federasi lain yang ada di kab. Pelelawan termasuk juga  federasi perkebunan dari perawang,  korwil Riau dengan rencana aksinya meminta support atau solidaritas kawan – kawan untuk turut ambil bagian dari agenda aksi dan juga meminta agar tiap – tiap SPA  bisa menurunkan massa besar agar  dapat mempengaruhi kebijakan penetapan upah di kab.pelelawan