KORWIL RIAU – FSP2KI MENUNTUT

KORWIL RIAU – FSP2KI SATU TUNTUTAN – Bertepatan dengan hari Pahlawan diwarnai oleh aksi unjuk rasa dari Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas (FSP2KI) Kamis (10/11/16). Massa berjumlah 500 an yang terdiri dari 9 Serikat Pekerja Anggota (SPA) Kordinator Wilayah Riau (KORWIL RIAU) – FSP2KI menolak Upah Minimun Kabupaten (UMK) yang sudah ditetapkan.

img-20161110-wa0010

Aksi massa yang terkordinasi bergerak mulai dari markas Korwilnya menuju titik kumpul di salah satu pusat pembelanjan Pangkalan Kerinci melewati rute yang telah di agendakan. Setidaknya, ada tiga objek menjadi sasaran aksi massa, pertama di kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi komplek perkantoran bhakti praja. Disini massa aksi meneriakan yel – yel perjuangan buruh dan berorasi menyuarakan tuntutannya. Massa aksi juga meminta H.Nasri. FE (Kadisnaker Pelalawan) untuk ikut ke menyampaikan apirasi buruh ke Bupati Pelalawan. Setelah itu massa bergerak ke kantor bupati dan terakhir di kantor DPRD Pelalawan.

Ada 4 butir kesepakatan yang disepakati bersama antara H Hamdani (President FSP2KI) dengan H Zardewan (wakil bupati Pelalawan) dan, H Abdullah (ketua komisi 1 DPRD Pelalawan).
1. Akan menyampaikan aspirasi FSP2KI tentang peninjauan upah PP 78/2015 melalui Gubenur Riau.
2. Sesuai dengan kewenangannya Bupati Pelalawan akan menyampaikan aspirasi FSP2KI.
3. Bupati Pelalawan akan mewujudkan upah sektor Pulp dan kertas di kabupaten Pelalawan.
4. Bupati Plalawan akan menertibkan penerapan sistim kerja kontrak dan Outsourching sesuai dengan uu 13/2003, dengan mengeluarkan surat pemberitahuan ke seluruh perusahaan di Kab. Pelalawan

FSP2KI menolak UMK 2017 Pelalawan yang sudah ditetapkan, karena tidak sesuai dengan kebutuhan hidup kondisi sekarang ini,” tegas salah seorang orator menggunak pengeras suara.

Fsp2ki menuntut agar UMK itu direvisi kembali terutama untuk sektor pekerja pulp dan kertas. Kenaikan yang dituntut massa adalah sebesar 20 persen dari UMK tahun 2016.

“Kami meminta kenaikan UMK 2017 naik 20 persen dari UMK 2016, nominalnya 2,5 juta,” tandas mereka.