KUNJUNGAN FSP2KI KE PT. KIMBERLY CLARK INDONESIA

Media – Ada pepatah mengatakan kejarlah ilmu sampai ke Negeri Cina, atau ilmu itu bagaikan mata pedang. Hal tersebut diatas memang masih relepan sampai sekarang tetapi tidak perlu harus ke negeri Cina untuk mencari tahu, di negeri kita masih banyak pengetahuan yang perlu untuk kita ketahui dan pahami terlebih lagi pengetahuan itu menunjukan keberadaan kepentingan dan hak kita. Kita melewati masa – masa pendidikan selama 17 tahun dibangku sekolah itu sampai ke tahap Sarjana, dengan melewati masa pendidikan 17 tahun itu ternyata masih banyak yang belum kita ketahui terlebih kalau kita memasuki dunia baru yaitu dunia pekerjaan, pastilah selepas menamatkan pendidikan kita harus bekerja, nah setelah bekerja kita berhubungan dengan dunia pengusaha dan pekerja, disitu kita perlu harus memahami apa Hak dan Kewajiban sebagai pekerja kita perlu bersosialisasi antar sesame pekerja kita perlu berserikat, serikat kita perlu juga berafliasi nasional maupun Internasional.

Memasuki dunia pekerjaan atau Hubungai Industri FSP2KI juga mumpuni untuk menanggapi semua persoalan yang tersebut, FSP2KI secara terstruktur telah membagi, mengkonsep dan merumuskan kebutuhan pekerja, salah satunya ada Bidang Gender atau Wanita yang menjadi pimpinan Pusat Federasi Serikat pekerja Pulp dan kertas Indonesia adalah Susana Br. Purba yang didalam kalangan Fsp2ki sering di panggil Bunda Susan. Bunda Susan telah sangat lama mendedikasikan dirinya secara Full time pada Fsp2ki beliau sangat antusias untuk memajukan pekerja anggota Federasi terlebih-lebih untuk pekerja wanita.

Hari  Rabu, 05 Agustus 2015  Agenda FSP2KI untuk melakukan  Sosialisasi ke pekerja  PT, Kimberly Clark Indonesia, sosialisasi Pimpus Fsp2ki tersebut  adalah termasuk  Pra-Pelatihan HIV kepada pekerja perempuan maupun laki-laki PT. Kimberly Clark Indonesia. Adapun sosialisasi Pimpus  FSP2KI lakukan antar  lain :
1 Pentinya Berserikat
2. Quisioner Precerious Work
3. Percepat dibentuknya Perjanjian Kerja Bersama ( PKB )
4. Tanya Jawab Permasalahan Perempuan ( Mengenai Cuti Haid )
5 Meminta kunjungan lanjutan dari FSP2KI

Peserta yang saat itu hadir berkisar 30 pekerja laki-laki dan Perempuan, para peserta sangan antusias mendengarkan pencerahan yang diberikan oleh Bund Susan, sangat disayangi pertemuan itu hanya berjalan dengan sangat singkat memang sangat dibutuhkan sekali agenda yang sangat matang untuk melakukan sesuatu kegiatan tetapi meskipus seperti itu FSP2KI tidak melihat Kuantitas  tetapi Kualitas.

ORANG – ORANG YANG BERHENTI BELAJAR AKAN MENJADI PEMILIK MASA LALU, ORANG YANG MASIH TERUS BELAJAR AKAN MEMILIKI MASA DEPAN
Salam Solidaritas, BERSAMA KITA BISA