LAMPUNG BERGERAK Tolak Omnibus Law – RUU Cipta Kerja (C-Ker).

fsp2ki.org-Lampung(20/2/20).
Puluhan orang yang tergabung dalam aliansi GEBRAK LAMPUNG melakukan unjuk rasa didepan kantor dinas provinsi Lampung.Funky Rulita Sari selaku korlap dalam aksi ini menjelaskan,Gebrak Lampung adalah aliansi yang baru digagas dan terdiri dari empat federasi yaitu FSBKU(KSN), FSP2KI (KPBI), FSBMM dan SPK3P2.massa aksi yang belum maksimal hari ini tidak membuat surut kawan kawan untuk melakukan aksi, tapi kedepan Gebrak Lampung akan menggalang massa lebih besar lagi,”tegasnya.

Aksi yang berlangsung mulai pukul 10:00 WIB berlangsung cukup kondusif, Susilo selaku Kordinator Wilayah FSBKU Lampung,menegaskan dalam orasinya,”DPR harus menolak rancangan UU.Omnibus Law yang diajukan oleh Pemerintah,karena ini akan membuat bukan saja buruh yang merasakan dampak pahitnya, tapi semua rakyat Indonesia akan merasayakan, “tegasnya.dalam kesempatan yang sama A.Hafizd selaku Korwil FSP2KI Sumsel dalam orasinya menambahkan, “tidak masuknya investasi ke Indoneaia penyebab utamanya adalah korupsi, jadi segera batalkan pembahasan omnibus law dan berantas korupsi sampai ke akar-akarnya,”tegasnya.

Akhirnya perwakilan massa aksi ditemui oleh Bpk.Helmi dan Bpk.Lukmasyah selaku Binawasker Provinsi Lampung, dan aspirasi akan diteruskan kekementrian tenaga kerja. Seluruh perwakilan dari Gebrak Lampung tidak puas dengan pertemuan ini, Yohanes Joko Purwanto Selaku Ketua Umum FSBKU menegaskan,”kami ingin gubernur lampung Bpk.Arinal atau ketua DPRD Lampung menolak pembahasan Omnibus Law, itu yang kami inginkan,”tegasnya. Dan karena tidak puas dengan aksi hari ini Gebrak Lampung berencana akan melakukan aksi kembali menolak Omnibus law pada tanggal 03 Maret 2020, dengan massa yang lebih besar lagi.

Aksi massa dihadang oleh satpol PP