MATEMATIS THR

Bulan Ramahdan merupakan bulan penuh berkah bagi pekerja terutama yang berumat muslim, yang dikarenakan secara kultur budaya di Indonesia apa bila menjelang Hari raya Idul Fitri para pekerja mendapatka Tunjangan Hari Raya, untuk memenuhi kebutuhan exstra hari raya. Tetapi tidak jarang juga pembayaran Tunjangan Hari Raya  untuk yang Non muslim dibayarkan bersamaan yaitu pada waktu Idul Fitri.

PER – 04/MEN/1994, Pasal 4 ayat 2 :
Tunjangan Hari Raya dibayarkan selambat-lambatnya seminggu sebelum hari raya keagamaan.

THR ( Tunjangan Hari Raya ) adalah : PER – 04/MEN/1994, Pasal 5 ayat1 & 2 :
Hak pendapatan pekerja yang wajib dibayarkan pengusaha kepada pekerja menjelang Hari Raya Keagamaan yang berupa uang atau bentuk lain.

THR  satu  bulan upah dibayarkan  apabila pekerja 12 bulan bekerja secara terus menerus terkecuali diatur  secara khusus di Peraturan Perusahaan atau Perjanjian Kerja Bersama. Mengapa pekerja harus mendapatkan THR ?  sedangkan upah pekerja telah dibayarkan tiap bulannya, adilkan bagi perusahaan yang harus mengeluarkan Budget lebih terhadap pekerja untuk pembayaran THR ?.Perusahaan harus mengeluarkan 13 X bulan upah dalam setahun. THR menjadi Hak pekerja dikerenakan telah diatur di dalam Undang – Undang. Tetapi apa yang menjadi dasar dari THR manjadi Hak, bukan hanya undang-undang saja yang menguatkan tetapi untuk terciptanya undang-undang itu sendiri ada perhitungan secara matematisnya.

Secara harafiah THR itu adalah hilangnya pendapatan pekerja / minggu yang diakumulasikan dalam setahun, mari kita simak dari mana timbul perhitungan THR tersebut :

1 Setahun  = 12 Bulan.
1 Bulan  =    4 minggu
1 tahun  = 52 Minggu,( silahkan hitung kelender )
Contoh :
Gaji / Bulan =     RP. 1.000.000
Rp. 1.000.000 X 12 Bulan = Rp. 12.000.000 ( Uapah dalam setahun )
Rp. 1.000.000 / 4 Minggu = Rp. 250.000 ( Upah/minggu )
Rp. 250.000 X 52 Minggu = Rp. 13.000.000
Rp. 13.000.000
Rp. 12.000.000
Rp.    1.000.000
Ada selesih Rp. 1.000.000 dari pendapatan kita/minggu di akumulasikan dalam setahun, di bandingkan pendapatan/Bulan dalam setahun, selesih itulah yang dikembalikan kepada pekerja.Itulah pendapatan kita yang hilang, Itu sebabnya THR adalah Hak pekerja yang apabila tidak dibayarkan sangsinya pidana