MAY DAY 2017 KPBI KORWIL SUMATERA SELATAN

Gerakan Buruh bersama Rakyat, Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia ( KPBI ) kordinator Wilayah Sumatera Selatan terdiri dari 2 Federasi, Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia ( FSP2KI ) dengan Federasi Serikat Buruh Kerakyatan Indonesia ( FSERBUK) sekitar 500 orang massa aksi bersatu menyuarakan tuntutan kepada pemerintahan Daerah Muara Enim, 11 tuntutan Nasional di tambah dengan 3 tuntutan Daerah.

Titik Kumpul massa Aksi May Day di jembatan Layang menuju Kantor Bupati Muara Enim, pukul 09:45WIB setiba di depan kantor muara enim oleh petugas keamanan di arahkan ke lapangan Merdeka yang bertepatan ada di seberang kantor bupati. Massa aksi menolak! Korwil Sumsel mengatakan “ Kami kesini bukan untukupacara tetapi ingin menyuarakan tuntutan kami, gedung ini adalah gedung rakyat di bangun dengan pajak rakyat oleh karena itu kami ingin masuk bukan untuk melakukan pengerusakkan tetapi berorasi menyampaikan maksud tuntutan kami.

Orasi di lakukan sekitar satu setengah jam menyuarakan tuntutan setelah itu perwakilan dari masing – masing serikat di ajak untuk berdiskusi yang di sambut oleh ketua DPRD, Kepala Disnaker dan jajarannya, Korwil KPBI Sumater Selatan Adri Susanto mengatakan “Kami ada 11 tuntutan yang di suarakan secara Nasional, 3 tuntutan daerah, stop mobil truk Batu Bara melewati jalan umum, gunakan pajak kami untuk membuat jalan khusus seperti yang di amanatkan pergub 01/2013” imbuhnya.
Kepala DPRD menyampaikan pesannya, kita tidak menutup mata atas semua yang terjadi, terkadang terkendala oleh birokrasi dan aturan oleh karena itu mari kta sama-sama mendorong di berlakukannya otonomi daerah agar permasalahan dapat cepat di ketahui dan terselesaikan. Tuntutan Nasional akan kami teruskan ke pihak-pihak yang menanganinya dan tuntutan daerah kami segera turun ke lapangan.

Pimpinan Pusat FSP2KI Joni Sibarani memberikan tugas khusus yang secepatnya di kerjakan untuk disnaker dan pengawasa “ batas waktu yang kami berikan kepada PT. PLTU Gunung Raja 29 April 2017 atas permasalah Hak Normatis 8 Serikat Pekerjanya dan Status pekerja tetap bagi pekerja PT. Wira Putra Perkasa ( WPP) dan PT. Inti Bumi Mas ( IBM ) dan segera periksa pekerja orang asing di Gunung Raja banyak temuan kami yang melakukan pekerja sebagai tukang bangunan” imbuhnya.

Selepas orasi massa aksi kembali ke titik kumpul, dan lansung geruduk PT WPP karena kali ke 3 nya melakukan pelanggaran kesepakatan dengan mem PHK tanpa alas an buruh yang berserikat.