MEDIATOR PALALAWAN GAGAL PAHAM

Mediasi  Kasus Bung Asril  yang di PHK sepihak, pekerja PT. Pec Tech Service Indonesia (PT. PTSI)  hari  ini Tgl 28/06/2016, pukul 09:00 mundur satu jam sampai pukul 10:40wib mediasi  yang direncanakan antara Federasi Serikat Pekerja Kertas Indonesia (FSP2KI) dengan management PT. PTSI  yang di fasilitasi oleh disnakertrans kab. Palalawan gagal mendapatkan keputusan, Perwakilan buruh yang mendampingi Bung Asril sangat kecewa merasa dipermainkan.

IMG-20160628-WA0003

Tim pendamping/ Advokasi bung Asril dari Pimpus Riau sekaligus president dan Korwil Riau Fsp2ki, memasuki ruang mediasi yang disambut oleh Pak Adiguna. Karena kasus harus diselesaikan maka tim advokasi Fsp2ki membuat pelaporan secara resmi selang beberapa jam pelaporan selesai maka datang perwakilan dari perusahaan FRD dan YNR yang juga memberikan pelaporan.

Pihak Disnaker sebagai mediator  yang fungsinya memediasi pertemuan tersebut bersikap tidak profesional menjalankan fungsi dan tugasnya, kurang memahami /tidak menguasai persoalan sehingga terjadi loss komunikasi, interpensi yang dilakukan oleh mediator agar menerima tawaran yang ditawarkan oleh perusahan dengan memberikan sejumlah uang dan juga mempertanyakan keikutsertaan tim Advokasi Fsp2ki, mempertanyakan tim advokasi sebagai pendamping bentuk tidak ketahuan pak Adiguna akan organisasi serikat pekerja. Perdebatan sengit terjadi sehingga   secara sepihak juga pihak Disnakertrans menunda mediasi dan merencanakan ulang sehabis lebaran. Hal tersebut membuat pihak buruh kecewa ada apa semua ini?.

Kekuatiran buruh sangat kental dengan penundaan yang terjadi seakan – akan pihak disnaker main mata dengan pihak Pengusaha,disnaker sebagai Mediator  seharusnya melaksanakan tugas secara berwibawa dan adil.