Membangun Sebuah Persatuan Buruh yang Seutuhnya


Diskusi TABUR (acara diskusi bersama Lintas Buruh)

Liputan Berita dari diskusi lintas serikat pekerja/serikat buruh yang ada di Karawang Jawa Barat,salah satu basis Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (FSP2KI).Maka dari hasil diskusi tersebut kawan-kawan di Karawang sepakat untuk membentuk TABUR : Tim Advokasi Bersama Untuk Buruh. Mengingat pentingnya Advokasi bagi Buruh yang harus memberdayakan.

TABUR,berencana memperlebar cakupan diskusi dengan harapan bisa menerapkan sebuah system advokasi yang melibatkan anggota sehingga anggota bisa diberdayakan. Kuncinya partisipasi dan komunikasi intens.


Dalam suasana diskusi yang sederhana dan penuh dengan keakraban, sekitar 20 orang buruh/pekerja berkumpul di Sekretariat  Komando Serbuk Siamindo, Kosambi (22/07/2013).Mereka datang dari berbagai serikat yang berada di Karawang dari berbagai Kawasan dan Zona Industri.


Rencananya Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (FSP2KI) akan hadir dalam acara tersebut,dengan mengutus beberapa Serikat Pekerja Anggota (SPA) yang berada di wilayah Jawa Barat, tetapi karena adanya beberapa agenda internal di SPA,maka utusan SPA dari FSP2KI berhalangan hadir. Tetapi FSP2KI tetap menghadirkan salah satu delegasinya,yaitu Bung Khamid, oleh sebab itu liputan ini diperoleh dari beliau.

Saeful Sadat, moderator diskusi menyatakan bahwa diskusi  ini bertujuan menyusun rencana bersama dalam advokasi berbagai kasus. “Kawan-kawan yang datang ini berasal dari berbagai serikat lintas federasi. Bahkan ada yang masih berbentuk forum dn paguyuban. Tetapi kita mencoba menjadi sejajar karena kasus-kasus perburuhan bisa menimpa siapa saja,” tegas Saeful dalam diskusi. Sementara  Subono Masbulloh, menambahkan bahwa tujuan utama diskusi ini dimaksudkan membangun system advokasi yang tidak melulu PHI. “PHI itu seperti lingkaran setan. Menang saja jadi arang, bagaimana kalau kita kalah? Akan selalu muncul masalah bagi buruh di tempat kerja. Buruh identik dengan masalah, masalah, masalah” tegasnya.

Menurut Subono Masbulloh, dalam diskusi Launching TABUR kemarin bersama SERBUK FUJISEAT “Mari kita ulang kmbl apa tujuan mmbentuk serikat. Tujuannya sebagai alat perjuangan. Maka serbuk hrs fokus ke depan. Fokus pada target. Musuh kita jelas penindas itu, bukan sesama buruh.Maka, jangan saling mencaci tp fokus pd perjuangan kita. Waktu yg kita punya terlalu berharga untuk ngurusin gosip dan intrik” 
Karena datang dari berbagai serikat lintas federasi, maka diskusi ini menjadi kaya metode. Setiap serikat punya cara yang berbeda, taktik beragam dan juga pengalaman unik. Inilah yang kita ramu menjadi kekuatan bersama. Selain Serbuk Siamindo sebagai tuan rumah, diskusi juga melibatkan serikat-serikat lain seperti SPM Plasindo, SPK. Toyodies, SPK. Moldies, Serbuk Fuji Seat, SPK GJMP dan serikat lainnya. Sementara SPK. Pako Akuina dan SP. Esa Kertas Nusantara tidak hadir karena halangan agenda internal di serikat mereka…(KHI)