MENAKERTRANS MENGUNDANG ORGANISASI BURUH

Seminggu sebelumnya Mentri tenaga (Menaker) kerja mengundang beberapa organisasi serikat buruh/kerja untuk beramah tamah dan dialog sosial tentang persoalan – pesoalan ketenagakerjaan Undangan tersebut hari Senin, 27 /09/ 2016 tepat pukul 19.00 bertempat dikediaman Menaker sendiri, khanif Dakiri, JL. WIDYA CANDRA IV No.23 Jakarta Selatan.hadir

img-20160928-wa0001
Organisasi buruh yanghadir adalah KSPSI, KSPI, KSBSI, SARBUMUSI, FSKEP, OPSI, FSLEM, SBSI, SPOI dan FSP2KI sendiri yang diwakili oleh Pimpinan pusat bidang pendidikan, Kholidi.
Kami FSP2KI yang khusus membidangi industri sektor pulp, kertas dan produk turunannya mempunyai harapan melalui Menaker bisa mewujudkan upah layak sektor pulp dan kertas. Kami juga berharap kepada Pemerintah melalui Menaker , menindak tegas dinas pengawasan yang tidak bekerja sesuai dengan yang diamanatkan peraturan pemerintan yang jenderung melindungi pengusaha. Dengan semangat membangun bangsa kemajuan investasi dan mensejahterakan buruh yang merupakan taggung jawab kita bersama, oleh karena itu semakin tinggi kesejahteraan buruh maka semakin maju suatu negara.”kata Kholidi”.
Pemerintah memiliki wacana melalui kementrian tenaga kerja akanmenertibkan Human Resources Development (HRD) dengan memberikan uji kompentesi atau HRD yang bersertifikasi, karena banyak HRD yang tidak mengerti perundang – undngan ketenagakerjaan. Danjuga akan melakukan hal yang sama, buruh bersertifikasi, hal tersebut untuk nilai jual pekerja.
Tripartit Nasional akan lebih dioptimalkan kembali agar persoalan –persoalan tidak ada lagi minal dapat diminimalisir. Sekarang ini maraknya pemberitaan tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia, pemerintah tidak tinggal diam melihat hal itu, pemerintah tindak tegas setiap pekerja asing yang benar – benar ilegal.
Dpartemen tenaga kerja akan membentuk team khusus untuk mengawasi terkait semua jenis laporan ketenagakerjaan. Maraknya Digital Ekonomi atau perdagangan jenis Online, diminta untuk siap menghadapi dampaknya. Dan Satu hal yang harus saya katakan tidakakan menghapus PP78, meskipun saya akan di pecat, Jika kawan – kawan buruh mau bicara soal pengubahan , tidak harus cabut P 78 ” ujar menaker”.