Pasar Murah SPPT-TeL



Serikat Pekerja PT.Tanjungenim Lestari Pulp and Paper (SPPT-TeL) salah satu Serikat Pekerja Anggota Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (FSP2KI) yang berada di Wilayah Kordinasi Sumatera Selatan, mengadakan Bazar atau Pasar Murah. Kegiatan ini dilaksanakan oleh bidang Sosial dan kesejahteraan (SOSKES) dalam rangka menyambut bulan puasa tahun ini.

Kegiatan ini adalah salah satu agenda kegiatan Bidang SOSKES SPPT-TeL dengan jalan melakukan penyaluran paket sembako murah yang terdiri dari ;
  • Sirup Marjan sebotolnya dijual dengan harga Rp 16.000,- harga pasar Rp 18.000,-
  • Tepung terigu cap Mila dijual dengan harga Rp 6000 harga pasar Rp.9000
  • Minyak Goreng Fortune Rp.11.000 harga pasar Rp.13.000
  • Gulaku Rp.13.000 Harga pasar Rp.15.000
  • Sagu tani Rp.10000 Harga pasar Rp.12.000
  • Mie Goreng Rp 1900 harga pasar Rp 2500

Isi pakethemat yang dijual, terdiri dari 1 Botol Sirup marjan,2 Kg Tepung terigu,2 kg Gulaku,1 kg Sagu Tani,6 Bungkus Mie dijual dengan harga Rp 100.000.
Ada banyak pembeli mempertanyakan dari mana dana dan mendapatkan barang yang disalurkan ke anggota begitu murah ?
Bidang SOSKES telah lama menjajaki harga pasar dan mencari sumber distributor penjual sembako yang murah, maka dengan kegigihan dan kejelian dari I Wayan Mustika, selaku pengurus Bidang SOSKES mendapatkan kerja sama dengan salah satu distributor yang dermawan yang mau memberikan harga yang sama sekali tidak memberikan keuntungan baginya.
Wayan juga dengan terus terang mengatakan ingin menyalurkan sembako murah ini kepada anggota serikat pekerja tampa mendapatkan keuntungn satu rupiahpun. Lalu dari mana dana untuk membeli semua sembako yang ada berjumlah 150 paket yang kalau dihitung total penjualan dikalikan dengan harga jual Rp 100.000 / paket sama denga Rp  15.000.000,-
Serikat Pekerja tidak mengeluarkan sedikitpun uang untuk membeli semua itu ,modalnya hanya saling percaya, karena dengan kepiawaiyan Wayan dapat meyakinkan distributor. Memang kalau kita lihat harga pasar sekarang ini bukannya naik tapi berubah harga karena hal ini memang parubahan harga tahunan karena memasuki hari raya Idul Fitri.
Karena kenaikan barang yang terlalu tinggi SPPT-TeL melalui Bidang SOSKES tergerak untuk membantu anggota dengan membantu menyalurkan paket murah/paket hemat ini. Dari apa yang disalurkan semua paket habis terjual, ibu-ibu dengan antusias membeli paket sembako tersebut.
Untuk mengantisipasi dan berkeadilan sembako tersebut dijual satu paket untuk satu keluarga anggota serikat pekerja. Dari wawancara dengan Wayan, didapat informasi mengenai idenya untuk melakukan semua ini, apalagi tanpa mendapatkan keuntungan
Menurut Wayan dan teamnya “semua dilakukan untuk menyenangkan anggota ini adalah bentuk pelayanan pengurus ke anggota biarlah dari Tuhan Yang Maha Kuasa kami mendapatkan bayarannya”

Sukses ya kawan-kawan SPPT-TeL ….. Tetaplah dengan SOLIDARITAS dan KEBERSAMAAN….(JS)