Pelatihan Dialog Sosial Khusus Perempuan dari IndustriALL


Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (FSP2KI) mengirimkan empat pengurus Serikat Pekerja Anggota (SPA FSP2KI)  untuk ikut pelatihan yang diselenggarakan oleh IndustriALL Global Union mengenai training khusus sosial dialog khusu untuk perempuan. Adapun peserta utusan dari Serikat Anggota (SPA) FSP2KI,terdiri dari :
    1. Suzana Purba  (SP Kertas Pindo Deli-karawang / Divisi.Gender FSP2KI)
    2. Yuyu Rahayu   (SP Kertas Pindo Deli-Karawang)
    3. Rita Jatnika     (SP Kertas Pindo Deli-Karawang)
    4. Okti Anugerah (SP Riau Pulp-Pelalawan Riau)
Selain dari FSP2KI, peserta pelatihan juga dari beberapa federasi serikat pekerja afiliasi IndustriALL yang ada di Indonesia,seperti ; FSP KEP,FARKES,FPE SBSI,F KIKES,FSP ISI,FSPMI,LOMENIK,KEP-SPSI,GARTEKS,SPN.


IndustriALL/FNV Mondiaal/LO-TCO bekerjasama dengan afiliasi IndustriALL di Indonesia telah menyelenggarakan Pelatihan MNC Training khusus perempuan.  Pelatihan ini bertempat di Hotel The Jayakarta,Anyer-Banten dan dilaksanakan dari tanggal 1 Juli 2013 sampai dengan 3 Juli 2013.

Pelatihan ini merupakan bagian dari project IndustriALL Asia MNC & Social Dialogue di Indonesia. Pelatihan selama tiga hari ini bertujuan untuk memperkuat afiliasi IndustriALL dan Serikat Pekerja/Buruh di Perusahaan Multinasional mengenai standar-standar perburuhan internasional, dan isu terkini perburuhan lainnya.

Fokus utama dari proyek pelatihan antara lain memperkuat dialog sosial diantara afiliasi IndustriALL dan Serikat Pekerja/Buruh di Perusahaan Multinasional serta memperkuat jejaring antara pengurus serikat pekerja di Perusahaan Multinasional. Sedangkan tujuan dari pelatihan ini adalah :

  1. Memberikan pelatihan terstruktur dan terorganisir terhadap situasi dan isu perburuhan yang paling dasar bagi pengurus serikat pekerja yang tergabung dalam Afiliasi IndustriALL.
  2. Memberikan pemahaman kritis dan peningkatan kapasitas anggota dan pengurus serikat terhadap isu-isu tersebut, sehingga peserta mempunyai kesadaran kritisnya sebagai pekerja dan pengurus serikat.
  3. Memperluas jejaring komunikasi dan kampanye diantara afiliasi IndustriALL di Indonesia.
Metode yang dipakai dalam pelatihan ini adalah berbentuk diskusi dengan beberapa narasumber dan mendorong partisipasi aktif peserta dalam diskusi.Sebelum masuk dalam pelatihan para peserta diberikan gambaran mengenai situas perburuhan dan dialog sosial di Indonesia. Setelah itu masuk kepada pengenalan serikat pekerja dan perusahaan,yaitu sesi “Analisa Perusahaan saya dan Serikat Pekerja Saya.Ada beberapa materi yang disampaikan dalam pelatihan ini, seperti :
  • Precarious work and role of trade union
  • ILO Labour Standards & OECD Guidelines
  • Global Compact PBB & Global Framework Agreement
  • Gender dan Serikat Pekerja 
  • Keterbukaan Informasi dan Hak Konsultasi Serikat Pekerja
  • Bagaimana Menerapkan Standart Internasional di Tempat Kerja Saya
Selain dari beberapa materi yang telah disebutkan di atas, ada beberapa pelatihan dalam bentuk diskusi kelompok dengan materi-materi yang diberikan,seperti Perjanjian Kerja Bersama (Collective Agreement).

Dengan adanya pelatihan seperti ini,maka wawasan dan pengetahuan pengurus serikat akan semakin berkembang. Diharapkan juga utusan serikat pekerja yang mengikuti pelatihan ini dapat mengimplementasikannya di tempat kerja masing-masing dan berbagi pengetahuan dengan sesama pekerja setelah mereka kembali ke tempatnya.