Pelatihan Perencana Strategis Serikat Pekerja

Bersamaan dengan kegiatan Rapat Kerja Nasional FSP2KI (Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia) di Hotel Image Bandung-Jawa Barat pada tanggal 22 Juni 2013. Dalam kesempatan RAKERNAS ini FSP2KI juga melaksanakan pelatihan bagi pengurus serikat pekerja anggota yang sempat hadir dalam RAKERNAS di ini. Selain dari pengurus SPA, peserta juga terdiri dari Pimpinan pusat dan Kordinator Wilayah yang hadir dalam RAKERNAS.
Sebagai sebuah organisasi pekerja tentu saja FSP2KI juga mempunyai misi dan visi dalam menjalankan roda organisasi,baik untuk masa kini maupun masa yang akan datang.Untuk itu demi mencapai MISI dan VISI organisasi,perlu untuk dilakukan pembinaan,pendidikan dan pelatihan agar apa yang menjadi misi dan visi FSP2KI dapat tercapai. 
Pentingnya pelatihan dan pendidikan ini dilakukan, merupakan bekal bagi pengurus SPA FSP2KI,Pimpinan pusat,KORWIL dan Internal Auditor,maka momentum RAKERNAS pun dapat dimanfaatkan oleh FSP2KI sebagai sarana pelatihan dan pendidikan untuk memperkuat organisasi.
Adapun materi yang disampaikan dalam pelatihan ini adalah Perencanaan Strategi Bagi Serikat Pekerja dan sebagai narasumber dalam pelatihan ini adalah Bung Tomi Tobing dari Lembaga Bantuan Hukum Jakarta. Pelatihan ini dimulai sekitar jam 15.00 WIB dan dilanjutkan pada malam harinya pada tanggal yang sama yaitu 22 Juni 2013.
Apa manfaat yang diperoleh bagi serikat pekerja dari hasil pelatihan ini ?
Tentu saja pengetahuan yang dapat dijadikan bekal bagi pengurus serikat pekerja dalam mencapai misi dan visi organisasi.Oleh sebab itu pentingnya Perencanaan Strategi dilakukan oleh pengurus sebelum melaksanakan suatu kegiatan ataupun program kerja.
Untuk sedikit memahami apa itu misi dan visi organisasi serikat pekerja,maka mari kita kembali ke materi pelatihan yang diberikan oleh Bung Tomi. Kita mulai dari judul atau tema pelatihan,yaitu Perencanaan Strategis Bagi Serikat Pekerja.
Apa itu Perencanaan Strategis ? tentu kalimat inilah yang menjadi pertanyaan bagi
peserta dan juga pertanyaan bagi kita semua.
Perencanaan strategis adalah suatu proses yang sistematis yang dilakukan oleh organisasi (pengurus) dalam mencapai tujuan organisasi (misi dan visi). Tentu saja proses ini harus disepakati terlebih dahulu oleh organisasi dalam rapat-rapatnya,dengan cara membangun keterlibatan diantara stakeholder utama,tentang prioritas yang harus dilaksanakan oleh organisasi. 
Dalam penjelasan yang disampaikan oleh bung Tomi Tobing disaat pelatihan “dari Perencanaan Startegis adalah proses sistemik yang disepakati organisai dan membangun keterlibatan di antara stakeholder utama tentang prioritas yang hakiki bagi misinya dan tanggap terhadap lingkungan operasi”.
Mengapa Perencanaan Strategis ini perlu dilakukan oleh pengurus serikat pekerja ? 
Ada beberapa alasan yang tentu dapat kita terima : 
  1. Membantu mencapai tujuan secara efektif dan efisien dengan menyadari terbatasnya sumber daya yang dimiliki.
  2. Memembantu dalam melakukan evaluasi berkala demi tercapainya tujuan
Selain dari dua hal yang telah disebutkan di atas masih ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan pengurus,sebelum melaksanakan dan menjalankan kerja-kerja organisasi.
Perencanaan strategis yang ditopang oleh pemahaman terhadap lingkungan internal dan eksternal akan membuat organisasi bisa bertahan dan bahkan semakin berkembang sekalipun badai menerpa. Ungkapan ini dapat dilihat juga dalam untaian kalimat yang dibawah ini ;

“if you’re reacting to change, you’re too late. You must anticipate change. You must understand change as an opportunity and make it happens” – Jurgen Hambrecht (Chairman BASF) 
“Kalo lawan kita sudah membaca satu langkah, kita harus membaca 7 langkah selanjutnya – Bambang Widjajanto (mantan Ketua Badan Pengurus YLBHI)”