Pendidikan Paralegal FSP2KI (Lanjutan)



Baru-baru ini Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (FSP2KI) menyelenggarakan pendidikan paralegal lanjutan selama dua hari (19 Februari 2015 sampai dengan 21 Februari 2015). Pendidikan ini dilaksanakan di wisma Balai Pelatihan Kesehatan (BAPELKES) yang berada di Pekanbaru.

Peserta pendidikan ini adalah utusan serikat pekerja anggota FSP2KI, khususnya pengurus bidang advokasi atau pengurus yang diutus oleh serikat pekerja anggota. Sekitar 30 orang utusan serikat pekerja anggota FSP2KI hadir dalam pendidikan lanjutan ini. Peserta yang hadir adalah perwakilan Serikat Pekerja Anggota (SPA) FSP2KI dari beberapa wilayah seperti Jawa Barat, Riau dan Sumatera Selatan.
Paralegal Lanjutan, merupakan pendidikan tahap kedua yang diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan melakukan pembelaan bagi tim advokasi tingkat perusahaan.
Hamdani (Presiden FSP2KI), dalam kesempatan pembukaan pendidikan tersebut menjelaskan pentingnya bekal yang layak bagi tim advokasi. Kesadaran berserikat yang masih rendah dan ancaman permasalahan di tempat kerja masih menjadi tren dikalangan pekerja.
Sementara, Tigor Hutapea, Pengacara Publik dari Lembaga Bantuan Hukum Jakarta (LBH Jakarta) yang hadir sebagai fasilitator, memberikan penekanan akan pentingnya kesadaran bagi pekerja untuk memahami area perjuangannya yang lintas sektor. Pekerja hidup ditengah komunitas masyarakat, selain kesibukannya dikepengurusan serikat pekerja, Tigor juga mengajak peserta untuk membangun kesadaran peserta untuk memperluas perjuangan, yang bermanfaat bagi masyarakat.
Wirdan Fauzi, Fasilitator pendidikan dan pengacara publik dari LBH Jakarta yang hadir bersama Tigor menjelaskan peran penting paralegal dalam memberikan bantuan hukum bagi masyarakat awam. Selama enam bulan ke depan, LBH Jakarta akan memberikan pendampingan dan melakukan monitoring atas peran paralegal di tempat kerja. Harapannya, tim advokasi FP2KI dapat berdayaguna secara optimal bagi organisasi (khi)