PENDIDKAN KEPMEN 49/2004 STRUKTUR DAN SEKALA UPAH

Kenaikan upah buruh dari tahun ketahun yang tidak dapat mendukung daya beli, dan harga yang tidak terkontrol oleh pemerintah membuat keterpurukkan buruh semakin parah. Buruh semakin terjepit, disituasi perekonomian dengan pendapatan yang tidak seimbang membuat buruh semakin dimiskinkan.

img-20161008-wa0003
Korwil Sumsel – Federasi Seikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (FSP2KI ) dengat semangat yang tinggi untuk menuju kesejahtera dan menerapkan upah layak sektor pulp dan kertas membekali diri dengan mendapatkan upah yang layak. Dimulai dari terbukanya kesempatan Serikat Pekerja Transpor untuk kalangan sendiri (SP TUKS) Tarahan, Lampung di bawh Korwil Sumsel – Fsp2ki yang diberikan oleh perusahaan untuk perundingan menuju upah yang layak, hal tersebut disambut baik oleh SP Tuks dimulai dengan membekali diri utuk mempelajari struktur sekala upah.
Maka Korwil Sumse – Fsp2kil mengirimkan Serikat pekerja anggota(S PPT TEL), Serikat Pekerja Security Tanjungenim Lestari ( SPS TEL) dan Serikat Pekerja Kontraktor Tanjungenim Lestari (SPK TEL) ke Bandar Lampung untuk berdiskusi ke Serikat Buruh Nestle Indonesia (SBNIP) yang di ketuai oleh Eko Sumaryono dan Federasi Serikat Buruh Lampung (FSBL).
Agenda pelatihan Struktur skala upah ini diminta lansung oleh SBA-Korwil Sumsel untuk persiapan perundingan upah SP TUKS menuju upah layak sektor pulp dan kertas dan juga akan menjadi acuan bagi SBA yang lain di korwil Sumsel.