PERUNDINGAN UPAH SP3 TIDAK SEPAKAT AKSI

Untuk meningkatkan kinerja, perusahaan harus menerapkan sistim upah layak untuk pekerja hal tersebut tertuangan dalam ayat 1, pasal 88 UUK 13 Tahun 2003 : Setiap pekerja/buruh berhak memperoleh penghasilan yang memenuhi penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.

Serikat Pekerja Perawatan dan Pelayanan PT. Tanjung enim Lestari Pulp and Paper ( SP3 TEL ) sedang melakukan perundingan upah dengan Menejemen PT. Truba Jaya Engeneering ( PT. TJE ) Muara Enim, Sumatera Selatan pada Selasa 31/01/2017 perundingan yang ke 3, dua kali perundingan sebelumnya belum mendapatkan kesepakatan, perundingan pertama Selasa 17/01/2017 dan perundingan ke dua Selasa, 24/01/2017.

Dari dua kali perundingan tersebut berjalan sangat alot tetapi berjalan kondusif, kedua  belah tim perunding bernegosiasi dengan menampilkan argument dan data yang dapat memenangkan kepentingan masing – masing. Skema yang di anjukan oleh SP3TeL ialah Inflasi ditambah dengan kenaikan Performace Apprisial ( PA ) Inflasi yang di ingkankan oleh SP3Tel ialah sesuai dengan inflasi yang merujuk pada Peraturan Pemerintah No 78/2016 yaitu 8.25%. Tetapi inflasi tersebut hanya mengakomodir inflasi untuk pencapaian Upah Minimum Kota “ujar tem PT.TJE”. Akhirnya kedua belah pihak bersepakatan Inflasi jatuh di angka 4.14%, hanya sempai pada perundingan ke 2 angka untuk PA yang belum ada kesepakatan.

Angka PA yang di ajukan oleh tim perunding SP sudah final sekarang tinggal tim dari perusahaan yang menentukan, apabila tidak terjadi kesepakatan akan berpotensi Mogok Kerja “ Ujar Ihksan Pajarani Ketua SP3 TeL.