PERUSAHAAN OUTSOURCHING PT.TEL PELANGGAR UU KETENAGAKERJAAN

Pelanggaran – pelanggaran hak – hak normative masih saja terus dilakukan oleh perusahaan kecil maupun besar, kepedulian perusahaan akan upah pekerja sangat minim. Undang – Undang Ketenagakerjan ( UUK )sudah sangat jelas mengantur, Ayat 1, pasal 88 : Setiap pekerja/buruh berhak memperoleh penghasilan yang memenuhi penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Itupun tidak di gubris oleh pengusaha, UUK di kebiri hanya untuk memperoleh keuntungan yang besar.

PT. Wira Putra Perkasa ( WPP ), PT Inti Bumi Mas ( IBM ) dan Catering selaku perusahaan Outsorching di PT. Tanjung enim Lestari Pulp and Paper telah melakukakan pelanggaran pasal di atas, ke 3 perusahaan diatas tergabung dalam satu serikat, Serikat Pekerja Kontraktor PT. Tanjung Enim Lestari ( SPK TEL ), usaha untuk memberitahukan pelanggaran – pelanggaran perusahaan telah di lakukan sejak 2 bulan yang lalu namun realitanya sampai pada hari ini belum ada jawaban/ realita dari tuntutan dari menejemen masing – masing

 


Pelanggaran yang dilakukan oleh WPP antara lain : Membayar upah pekerja di bawah upah minimum, Bekerja terus menerus 30 hari dalam sebulan, Sebahagian pekerja yang di daftarkan ke BPJS Kesehatan, Status hubungan kerja yang tidak jelas, kontrak kerja yang di manipulasi.dan tidak adanya peraturan perusahaan.

PT. IBM membayar upah pekerja di bawah UMK. Oleh karena itu, sampai saat ini belum di tanggapi 2 kali surat yang di layangkan ke Menejemen WPP maka pada Rabu, 08/02/2017 Serikat Pekerja Kontraktor PT. Tanjung Enim Lestari Pulp And Paper ( SPK TEL ) akan melayangkan surat untuk yang kali ke tiganya untuk melakukan perundingan, apabila masih belum di tanggapi maka Rabu 15/02.2017 SPK TEL akan melakukan Mogok Kerja.

Satu bulan yang lalu  Serikat Pekerja Security (  SPS TEL) juga melakukan 3 kali unjuk rasa hanya untuk meminta penyesuaian upah yang telah bekerja secara terus menerus selama 10 tahun, mengapa buruh harus turun aksi baru diberikan.

Perusahaan multi nasional sekelas PT. TEL yang produk barangnya di hargai dengan Dollar tidak seharusnya kejadian – kejadian di atas terjadi, sungguh teramat disayangkan perusahaan besar penghasil dollar harus terus bermasalah dengan upah pekerja.

Kita harus jadikan tahun ini tahun kebangkitan perlawanan kita, jangan selalu menjadi kaum tertindas, kita harus rebut hak yang seharusnya kita dapatkan, bersiap kawan ? Solidaritas dan kekuatan yang kita bangun sudah sangat cukup untuk menumbangkan pengusaha nakal.

Untuk mewujudkan penghasilan yang memenuhi penghidupan yang layak bagi kemanusiaan pemerintah menetapkan kebijakan pengupahan yang melindungi pekerja/buruh. Pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari upah minimum. Jangan ada lagi 2017 ini buruh di bayar murah.

BANGKIT MELAWAN ATAU MATI TERTINDAS.