PKB PT. PECTECH SERVICE INDONESIA

PKB PT.Pectech Sevices Indonesia( PT.PTSI) periode 2014-2016 telah berakhir dan atas kesepakatan bersama managemen PT.PTSI dengan serikat pekerja PT. Pectech Sevices Indonesia (SP.PTSI) memperpanjang mas berlakunya selama 6(enam) bulan.

IMG-20160807-WA0002[1]

Pra perundingan PKB pertama diadakan di Hotel Unigraha pada tanggal 23 – 24 Mei 2016. Team perunding dari SP. PTSI, dibantu dari Serikat Buruh Seluruh Indonesia ( SBSI) sebagai team Solidaritas. Dimana perundingan sempat tertunda karena salah satu team perunding SP.PTSI sdr.Arie Kesuma tidak di izinkan mengikuti perundingan oleh atasannya pak Sidin.Team perunding dari SP sepakat tidak akan memulai perundingan sebelum team perunding serikat lengkap, selama ini kami selalu bersama – sama membahas PKB yang akan dirundingka, apabila sdr. Arie Kusama tidak diperbolehkan ikut maka team perusahan sama saja melumpuhkan kekuatan team SP. Perdebatan panjang terjadi antara kedua belah team, kalau alasan Sdr Arie dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan mengapa tidak dicarikan penggantinya karena team perunding telah didaftarkan jauh sebelumnya, tetapi setelah itu pukul 10:00 wib sdr.Arie dating team SP bernafas lega dan perundingan bisa dimulai.

Sejauh ini PKB yang ada berlaku sudah bagus dari setiap perundingan mengalami peningkatan kearah kesejahteraan pekerja, sebelum dilakukan perundingan team perunding road show / menyebarkan selebaran meminta semua anggota sp untuk memberikan masukkan / pendapatnya.

Kehati – hatian dan syarat kepentingan membuat perundingan tertunda, perundingan hanya berjalan selama 2 hari, ada banyak pasal – pasal baru yang pending terutama pasal – pasal yang menyangkut kesejahteraan / financial. Setelah pending beberapa bulan, pra perundingan dilanjutkan pada Kamis, 4 Agustus 2016 di BPUT Town Site II. Dimulai dari pasal yang tersisa dan disambung dengan pasal pending. Pasal-pasal baru usulan SP banyak yang terbentur dengan system corporate yang rumit dari pihak perusahaan, namun karena system corporate tadi, PT. PTSI mendapatkan hal yang baru untuk keberlansungan perusahaan dari isi PKB. System corporasi ini kedepan bisa kita pecahkan dengan salah cara mengabungkan pasal-pasal umum dengan bisnis unit lain. seperti yang direncanakan team pimpus FSP2KI yakni bung Sunan.
Pasal – pasal kesejahteraan / financial mengalami kenaikan mencapai 20% dari pengajuan, memang sangat jauh dari harapan yang diinginkan team perunding, namun baru sebegitulah kemampuan pengusaha memberikan dan itulah dinamika berunding.

Setelah terjadi banyak perdebatan dan diskusi,pada akhirnya pra perundingan selesai juga terlepas dari rasa ketidakberhasilan mendapatkan apa yang diinginkan oleh anggota sp, namun perundingan yang menyita banyak energy ini team perusahan mengucapkan banyak terima kasih atas kelancaran jalannya perundingan, perundingan berakhir pukul 17:35 wib.

KEGAGALAN ADALAH KESUKSESAN YANG TERTUNDA.