PT. TIRTA SUKSES PERKASA MEMPERKOSA UU KETENAKERJAAN

Adanya nya surat edaran Bupati Cianjur No: 560/2680/DSTKT/2016 mengenai pelaksanaan Undang-Undang ketegakerjaan disertai dengan surat penegasan dari Dinsosnakertrans No: 560/912/DSTKT/2016 tentang pelaksanaan undang undang ketenagakerjaan yang mengharuskan seluruh perusahaan di kabuapten cianjur mengang2kat pekerjanya sebagai pekerja tetap dan perjanjian bersama yang di buat antara serikat pekerja PTP FPBI PT. Tirta Sukses Perkasa dengan PT. Tirta Sukses Perkasa tertanggal 10 september 2015 yang pada intinya seluruh pekerja harus dianggkat menjadi karyawan tetap tidak membuat PT. Tirta sukses perkasa mau Mengangkat seluruh Pekerjanya menjadi pekerja tetap dengan gagah beraninya PT. Tirta Sukses Perkasa mengangkangi peraturan undang undang No 13 tahun 2003, Surat edaran Bupati Cianjur, Surat Penegasan Dinsosnaker cianjur, serta Perjanjian Bersama. Ini merupakan suatu bentuk pelecehan yang di lakukan oleh PT. Tirta Sukses Perkasa Cianjur. Bagaimana bisa surat edaran Bupati Cianjur di hiraukan oleh PT. Tirta Sukses Perkasa? Perlunya ketegasan dan keseriusan bupati cianjur menindak PT. Tirta Sukses Perkasa Cianjur untuk segera Mengankat 48 pekerja PT. Tirta Sukses Perkasa Cianjur sebagai pekerja tetap dan jika tidak laksanakan dengan segera maka bupati cianjur harus mencabut izin oprasionalnya sebagai bentuk menjagakehormatan pemerintahan cianjur dan sebagai bentuk jaminan perlindungan dari Bupati Cianjur terhadap warganya yang berprofesi sebagai buruh di perusahaan yang ada di wilayah cianjur.

fb_img_1476450526923

Pencabutan izin oprasional PT. Tirta Sukses Perkasa cianjur sebagai Produsen Air mineral dalam Kemasan merk Club yang melanggar dan tidak menjalankan ketentuan peraturan mengenai ketenagakerjaan serta edaran bupati cianjur di nilai tepat oleh pekerja PT. Tirta sukses Perkasa Cianjur yang telah melakukan mogok kerja selama 30 hari sebagai efek jera bagi perusahaan perusahaan lain yang ada di wilayah cianjur khususnya PT. Tirta Sukses Perkasa , karena selama pemogokan berlangsung perundingan perundingan yang di lakukan antara PT. Tirta Sukses perkasa Cianjur dengan Serikat Pekerja PTP FPBI PT. Tirta Sukses Perkasa Cianjur selalu menemui jalan buntu lantaran Pihak PT. Tirta sukses Perkasa bersikukuh melanggar segala ketentuan yang ada dengan mem PHK sebanyak 48 pekerjanya.

Banyak nya pelangggaran pelanggaran peraturan ketenaga kerjaan terutama PHK sepihak yang di lakukan perusahaan perusahan nakal di Indonesia harusnya pemerintah pusat terutama menteri ketenagakerjaan menindak tegas perusahaan – perusahan nakal tersebut dengan mencabut Izin oprasional perusahan perusahan pelanggar kentuan perundang – undangan yang berlaku.

Untuk itu Federasi perjuangan Buruh Indonesia Kabupaten cianjur menuntut : Pekerjakan kembali dan angkat Menjadi pekerja tetap 48 pekerja PT. Tirta Sukses Perkasa atau cabut Izin Oprasinal PT. Tirta Sukses Perkasa di Kabupaten Cianjur Jalankan peraturan ketenaga kerajan yang telah di atur dalam UUK No: 13 tahun 2003 Buat perda perlindungan Buruh.