RAKERNAS IV FSP2KI

Kota bandung terkenal dengan julukan kota kembangnya, kota yang dulunya sejuk kini  tidak seperti dulu lagi bisa jadi dipengaruhi oleh efek rumah kaca disebabkan banyaknya gedung – gedung super megah dan pepohonan yang banyak ditebang untuk pelebaran jalan dan pembangunan lainnya.

Pada tanggal 11 – 13 Maret 2016,  Narapati Indah Hotel diselenggarakan Rapat Kerja Nasional Federasi Serikat Pekerja Pulp dan kertas Indonesia (RAKERNAS FSP2KI) ke IV, Yang mana  acara tersebut diselenggarakan setahun sekali, peserta yang hadir dari pimpinan pusat Fsp2ki dan pimpinan Serikat Pekerja Anggota (SPA) atau utusannya. Dari semua Koordinator wilayah yang ada diseluruh Indonesia semuanya hadir dan jumlah peserta lebih kurang lima puluh peserta.
Pada saat Rakernas  hal yang biasanya dibahas adalah Pertangungjawaban Pimpinan pusat dan penyusunan Program kerja tahun berikutnya, tetapi ada hal yang lebih dari agenda pada Rakernas yang diselenggarakan barusan ini yaitu menetapkan kenaikan iuran anggota dari sebelumnya Rp 300,- menjadi Rp 1000,-/anggota dan ber-Konfederasinya Fsp2ki pada KP-KPBI (Konfederasi Persatuan buruh Indonesia).

Organisasi yang kuat bukan saja terletak pada pengurus yang hebat, Organisasi yang mandiri adalah organisasi yang bisa menjalankan roda organisasinya dengan  mengandalkan Solidaritas keuangan dari anggota. Oleh sebab itu Fsp2ki mencoba untuk bisa Financial-mandiri untuk  menjalankan organisasinya. Hal yang kedua selama ini  Fsp2ki semenjak dibentuknya Komite persiapan KPBI telah bersama – sama dengan KP-KPBI melakukan berbagai macam agenda-agenda pelatihan, kedekatan secara organisasi dan anggota pengurus telah terjalin dengan sangat baik.

Dari dua hal yang diputuskan secara demokratis diatas,  sudah  jelas dan sepakat dijalankan oleh seluruh SPA sebagai bentuk kepatutan dan kedisiplinan berorganisasi.