RAKERNAS KE VI FSP2KI MENUJU KEMANDIRIAN

Fsp2ki News Sabtu 17 Maret 2017, Rapat Kerja nasional (Rakernas) Federasi Serikat Pekerja Pulp Dan Kertas Indonesia (FSP2KI) ke VI di Jakarta di buka oleh ketua Umum konfederasi Persatuan Buruh Indnesia (KPBI) Ilhamsyah.

Dalam kata sambutannya Ilhamsyah mengatakan “iuran adalah urat nadi organisasi, organisasi harus mandiri soal keuangan jangan ada ketergantungan dari yang pihak lain apalagi dari perusahaan untuk menjalankan kegiatan organisasi. Beratnya pengurus serikat meminta/menaikan iuran ke anggota bisa disebabkan tidak terfasilitasi kasus-kasus anggota. Dan ini bisa berdampak anggota akan keluar dari keanggotaan.

Rakernas FSP2KI ke VI  dihadiri oleh 45 orang peserta dari seluruh perwakilan Serikat Pekerja Anggota – Fsp2ki se Indonesia. Ada sesuatu yang lebih dari rakernas kali ini yaitu dihadiri oleh serikat pekerja anggota baru,  dari serikat pekerja Kertas Nusantara, Kalimantan,

Rakernas ke VI ini mengusung tema “Berpikir maju dalam kemadirian guna membangun organisasi” konsep kemandirian dalam membangun /menjalankan organisasi serikat menjadi faktor sangat penting, kemandirian adalah sikap yang mengutamakan kemampuan diri sendiri dalam mengatasi berbagai masalah demi mencapai satu tujuan, tetapi tanpa menutup diri dengan pihak-pihak lain. Dalam konteks pembangunan, sikap mandiri dapat dijadikan tolok ukur keberhasilan.

Presiden FSP2KI (Hamdani) dalam kata sambutannya mengatakan “FSP2KI harus dapat mandiri, mandiri dalam pengelolaan  keuangan, mandiri dalam menjalankan program kerja. Permasalahan hubungan Industrial  berkembang dinamis, perusahaan bersatu menjaring kekuatan oleh karena itu  juga kita harus lebih kuat lagi untuk mencapai kesejahteraan. Kita tidak dapat berjuang sendiri!, jangan merasa hebat dan kuat berjuang sendiri kekuatan kolektif wajib dilakukan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *