Rapat Anggota Tahunan SPPT-TEL 2014


Tujuan utama para pekerja mendirikan serikat pekerja adalah memberikan perlindungan dan meningkatkan kesejahteraan bagi pekerja dan keluarganya. Oleh sebab itu pada 24 Januari 2014 kawan-kawan Serikat Pekerja PT.TEL (SPPT-TEL) yang juga salah satu Serikat Pekerja Anggota (SPA) Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (FSP2KI) wilayah Sumatera Selatan, pada tahun 2014 ini telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

RAT ini dilaksanakan di Training Center yang masih dalam kawasan mills PT.Tanjungenim Lestari,tepatnya di Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan. RAT ini dilaksanakan setelah satu tahun masa kepengurusan pengurus SPPT-TEL priode 2013-2014. Tujuan dari RAT ini adalah melakukan evaluasi terhadap kinerja pengurus SPPT-TEL sepanjang tahun 2013, sejak terpilihnya kepengurusan priode 2013-2015. Selain dari melakukan evaluasi kinerja pengurus, dalam RAT dalam kegiatan ini juga dilakukan pembahasan program kerja untuk priode satu tahun ke depan.

Dalam kegiatan RAT ini dihadiri oleh seluruh pengurus dan perwakilan seksi SPPT-TEL, Sekretaris Jenderal FSP2KI (Nelson F Saragih),Kordinator Wilayah FSP2KI Sumatera Selatan (Darwin), perwakilan manajemen PT.TEL (Amrodji) dan Ketua Serikat Pekerja Perawatan dan Pelayanan-TEL (SP3-TEL) yang hadir sebagai salah satu Serikat Pekerja Anggota FSP2KI di Sumatera Selatan.

Di awal acara Pembukaan RAT, sebagai Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan RAT SPPT-TEL, M.Abduh menyampaikan “selain melakukan evaluasi dan pemantapan program kerja SPPT-TEL salam Rapat Anggota Tahunan ini dilakukan juga pelatihan dengan topik Arti Penting Pengkaderan Bagi SPPT-TEL” untuk pengurus dan perwakilan seksi yang memang hadir dalam kegiatan ini.

Dalam sambutannya Ashal sebagai Ketua SPPT-TEL menyampaiakan “RAT merupakan suatu bentuk pelaksanaan ketentuan yang ada dalam AD/ART SPPT-TEL,selain melakukan pembahasan program kerja RAT juga suatu bentuk evaluasi terhadap kinerja pengurus.” hal itu disampaikan  saat acara pembukaan RAT SPPT-TEL 2014.

Ashal juga menyampaikan bahwa “Pengurus merupakan pelayan bagi anggota dan bukan anggota yang melayani pengurus, sampaikanlah dengan sebenarnya mengenai kinerja pengurus yang sekarang, jika pahit katakan pahit, karena akan lebih baik jika kritik disampaikan dengan keterbukaan tanpa ada yang ditutup-tutupi, kritik ini sebagai bentuk koreksi dan intropeksi kepada dirinya sebagai Ketua SPPT-TEL”  selanjutanya Ashal juga menyampaikan “ Beban pengurus untuk waktu yang akan datang akan semakin berat. Harapanya semoga program kerja yang dihasilkan dalam RAT ini dapat dilaksanakan dengan baik. Dalam kesempatan ini juga Ketua SPPT-TEL menyampaikan informasi mengenai perubahan Jamsostek menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan SPPT-TEL akan mengupayakan agar dapat dilakukan sosialisasi mengenai perubahan ini dari pihak yang berkompeten untuk menjelaskan masalah BPJS ini”

Dalam sambutannya Sekretaris Jenderal FSP2KI (Nelson) menyampaikan “Anggota adalah pemilik SPPT-TEL” dalam renungannya SEKJEND FSP2KI mencoba untuk menggambarkan beratnya tugas seorang pengurus serikat Pekerja/serikat Buruh yang juga sekaligus sebagai pekerja dan ini bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan,karena dilakukan dalam waktu yang bersamaan” 

Pada kesempatan ini juga SEKJEND FSP2KI menyampaikan pendapatnya mengenai kinerja pengurus SPPT-TEL “banyak hal yang sudah dilakukan oleh pengurus SPPT-TEL dan tentu harapan anggota terhadap organisasi ini masih lebih tinggi,dan bahkan SPPT-TEL telah menjadi organisasi pekerja yang terorganisir dengan baik. Selain dari itu SPPT-TEL telah menjadi serikat pekerja yang memberikan dukungan bagi pekerja dan serikat pekerja lain,seperti dukungan yang telah dilakuakan bagi pekerja outsourcing”

Sebagai perwakilan PT.TEL Amrodji menyampaikan apresiasi dari manajemen PT.TEL atas sinergi yang telah dibangun selama ini. Selain dari itu dalam memajukan organisasi perlu dilakukan regenerasi dan lakukan keterbukaan dalam menganalisa perkembangan organisasi. Menurut Amrodji, jika melihat dari perkembangan dan kekuatan SPPT-TEL sekarang ini,perlu baginya sebagai perwakilan  perusahaan perlu bersiap-siap untuk menghadapi SPPT-TEL. Sesuai dengan susunan acara yang telah disampaikan oleh pembawa acara,maka setelah selesai memberikan sambutan dari manajemen PT.TEL, Amrodji langsung membuka RAT SPPT-TEL tahun 2014. 

Sebagai bagian dari pergerakan buruh, semoga pengurus SPPT-TEL dapat melaksanakan program kerja yang dihasilkan dari RAT SPPT-TEL tahun 2014 ini……(mip)