SERIKAT BURUH BERBASIS INDUSTRI KAMPANYE INDUSTRIALL

Serikat buruh adalah suatu pergerakan yang dilakukan oleh para buruh dalam satu perjuangan dan satu tujuan, yang bukan hanya berlandaskan pada kepentingan ekonomi belaka,tetapi juga berlandaskan pada masalah sosial dan politik, bahkan harus berpolitik demi mempengaruhi kebijakan-kebijakan strategis yang ambil pemerintah. negara-negara yang serikat pekerjanya sudah maju bergerak sesuai amanat buruh, mereka bergerak bersama, mereka aksi bersama, dan memperjuangkan tujuan bersama.
Pergolakkan Serikat Pekerja
Pergerakkan buruh Indonesia memang belum sehebat pergerakan buruh India dengan aksi diam diri, Korea dengan jutaan buruh turun ke jalan, Perancis dengan gerakkan buruh menjadi parlemen dan masih banyak lagi. Sejarah mengatakan serikat pekerja yang pertama berdiri di negara Inggris pada pertengahan tahun 1700, pada masa itu organisasi buruh bersatu dan memberontak melawan pengusaha dan pemerintah, perjuangan serikat pekerja banyak mengalami bermacam gejolak seperti Revolusi, dan sekitar tahun 1800-1900, terjadi perang sipil antara kaum pekerja dan pengusaha, begitu dahsyatnya perlawanan perjuangan buruh saat itu, sehinggal timbul pertanyaan, apakah serikat Buruh itu ? apakah sebuah organisasi pengusaha, apakah organisasi pekerja, ataukah Klub sosial ?.

Serikat Pekerja berbasis Industri
Buruh bersatu tak dapat di kalahkan, itulah awal pembahasan dari pelatihan dua hari dengan tema serikat pekerja berbasis industri, yang di gelar Indonesia Counsil, dengan nara sumber Mr Yoon Hyowon dan Mr Kim dari IndustrialAll. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan sumber daya dan pengetahuan bagi pengurus dan anggota Serikat pekerja/serikat buruh melalui federasi-federasi serikat pekerja, pelatihan ini di hadiri oleh berbagai Federasi yang berafiliasi dengan IndustrialAll union, Jakarta 1 dan 2 April 2017.

Dalam pelatihan kali ini, Federasi serikat pekerja pulp kertas Indonesia (FSP2KI) mengirimkan tiga orang kadernya yang sengaja di pilih dari SERIKAT PEKERJA anggota (SPA) dan Pimpinan Pusat (PIIMPUS) FSP2KI, di anatanya Bung Adri Susanto ketua Serikat pekerja pelayanan dan perawatan PT Tanjungenim Lestari (SP3TEL), Yudhie Irawan korbid bidang Hubungan Antar Lembaga serikat pekerja PT Tanjungenim Lestari (SPPT TEL) dan Noprizal dari Pimpus FSP2KI.

Indah saptorini, sebagai panitia dalam acara ini mengatakan, “acara yang di gelar dua hari ini, akan di lanjutkan lagi pada kesempatan berikutnya, karena mengingat pentingnya pengetahuan tentang serikat buruh berbasis industri”, imbuhnya, begitu pula dengan Iwan Kusmawan, sebagai ketua panitia dan ketua Indonesia council, “ke depan serikat pekerja berbasis industri akan kita kampanyekan terus, mengingat pergerakan dunia buruh sangat dinamis, pendidikan, solidiritas, konsolidasi, harus kita lakukan terus di semua level, serta dialog dengan pengusaha dan pemerintah, kemudian pada saatnya nanti serikat buruh berbasis industri akan mempersatukan elemen-elemen buruh, dan menjadi wadah perjuangan buruh”.

Dari semua peserta yang berasal dari berbagai Feserasi serikat pekerja, telah memberikan rencana kerja setahun tentang serikat buruh berbasis industri, dan akan di kolek serta di share ke semua Federasi yang hadir saat pelatihan ini.
Secara garis besar, pelatihan ini memberikan wawasan mengenai bagaimana menjadikan serikat pekerja/serikat buruh yang kuat, mandiri dan independen.