SITUASI JALUR MUDIK BAGI PEKERJA

Jajaran Kepolisian di tiap-tiap Daerah menjadi perhatian khusus oleh pihak kepolisian yang bertanggungjawab melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat,apalagi sekarang menjelang menyambut perayaan Lebaran atau Idul Fitri 1436 Hijiriah.

JAMBI, mengerahkan sekitar 2.149 orang personil untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Lebaran atau Idul Fitri 1436 Hijriyah. Pasukan pengamanan lebaran tersebut diterjunkan yang direncanakan pada H – 7 Lebaran, Jumat (10/7).Pengamanan Lebaran diperkuat 121 orang personil Dinas Pemadam Kebakaran Jambi, 151 orang anggota Pramuka, 97 orang petugas dinas kesehatan, 80 orang petugas Orari dan 36 orang personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Jambi juga menyiapkan 32 pos komando (posko) pengamanan dan 15 pos pelayanan. Pos pengamanan dan pelayanan Lebaran tersebut tersebar di berbagai jalur mudik, termasuk di bandara, pelauhan laut, terminal dan di jalan raya,”katanya.]
Demikian dikatakan Kapolda Jambi, Brigjen Pol Lutfi Lubihanto.

BENGKULU,AKBP Joko menambahkan, bagi pemudik membutuhkan pengawalan polisi saat melintasi jalur rawan kejahatan di Bengkulu, sebaiknya lebih dahulu melapor, sehingga bisa disiapkan jumlah polisi yang akan mengawal. “Yang jelas, polisi setiap saat siap membantu para pemudik yang perlu pengawalan ketika melintasi di kawasan rawan kejahatan, seperti di wilayah Lembak, Rejang Lebong. Kapan saja diperlu kita siap membantu,” ujar mantan Kapolres Bengkulu ini.Terkait pengamanan di jalur mudik Bengkulu-Lubuklinggau, AKBP Joko mengatakan, akan didirikan pos pengaman lebaran di jalur tersebut dengan melibatkan sejumlah anggota polisi.

 

SUMUT, Kapolda Sumut Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo mengambil kebijakan tegas menjelang Lebaran. “Kami akan kerahkan sniper / penembak jitu guna melindungi masyarakat dan pengguna jalan dari kriminalitas jalanan,” ungkapnya di Mapolda Sumut,

 

KARAWANG, Jawa Barat, akan membuat 170 Pos Penjagaan dan Pengaturan di sepanjang jalur mudik Lebaran 2013 guna mengatasi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.
Kasatlantas Polres Karawang AKP M. Rano Hadiyanto di Kerawang, Selasa mengatakan bahwa ratusan Pos Penjagaan dan Pengaturan tersebut akan disebar di jalur mudik sepanjang 43,2 kilometer mulai dari Tanjungpura sampai Gamon Jatisari, perbatasan Karawang-Subang.
“Selain itu, kita juga akan mendirikan empat pos pelayanan dan 31 pos pengamanan di sepanjang jalur
Ia mengimbau agar para pemudik yang menggunakan sepeda motor memperhatikan beberapa titik yang memicu kemacetan, seperti di Pertigaan Tanjungpura, Lamaran, Dawuan, Pertigaan Mutiara, Simpang Jomin, Cikampek, dan lain-lain.
Tetapi, kata dia, titik krusial yang mengakibatkan kemacetan ialah pasar tumpah. Karena itu pemudik bisa menghindari ruas tersebut ke jalur alternatif.

RIAU, Wakapolda Riau Brigjen Pol Abdul Ghofur, melakukan peninjauan di Empat titik pos pengamanan, yakni Pos PAM di depan Ramayana, Pos PAM depan MTQ, Pos PAM didepan Alam Mayang serta Pos PAM Terminal bus Antar Kota Antar Provinsi

 

BANDUNG – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat (Jabar) Irjen Pol. Moechgyiarto bersama jajarannya meninjau kesiapan jalur mudik Lebaran wilayah Purwakarta, Subang, kemudian jalur selatan Jabar Bandung-Tasikmalaya.Peninjauan juga dilanjutkan ke jalur Limbangan, Kabupaten Garut, kemudian tanjakan Gentong, Kabupaten Tasikmalaya.
Menurut Kapolda secara keseluruhan jalur mudik wilayah Jabar sudah siap dilalui oleh kendaraan pemudik saat Lebaran.

SUKABUMI, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Diki Budiman mengimbau pemudik yang akan pulang ke kampung halamannya maupun keluar dari Sukabumi, Jawa Barat, tidak menggunakan perhiasan.
“Imbauan ini bertujuan untuk antisipasi terjadinya aksi kriminalitas.

b