SP.KCI MEMBENTUK TIM TAPMAS

Efesiensi Perusahaan  itu pemututusan hubungan kerja!!
Ketika perusahaan diperhadapkan dengan kesulitan keuangan hal yang paing sederhana dan gampang dilakukan itu adalah melakukan pengurangan karyawan (PHK). 
Pemutusan Hubungan Kerja adalah kiamat bagi Pekerja, dimana tempat mereka mendedikasikan diri, membangun Perusahaan dan memberikan keuntungan bagi Perusahaan tetapi apabila Perusahaan mengalami kerugian maka pekeja pulalah yang paling pertama mendapatkan imbasnya.
Banyak Perusahaan melakkukan PHK dengan alasan efesiensi karena memang itulah celah yang mereka dapatkan dari Undang – undang ketenagakerjaan agar terjaga keberlansungan berjalannya perusahaan.
UUK No.13/2003 pasal 164 ayat 4 “Pengusaha dapat melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap pekerja/buruh karena perusahaan tutup bukan karena mengalami kerugian 2 (dua) tahun berturut-turut atau bukan karena keadaan memaksa (force majeur) tetapi perusahaan melakukan efisiensiagar terjaga keberlansungan berjalannya perusahaan.
Padahal kita tahu ada banyak hal yang dapat dilakukan perusahaan untuk menghidari terjadinya PHK seperti Surat Edaran Menteri  Nomor : SE-907/MEN/PHI-PPHI/X/2004 Pemutusan hubungan kerja haruslah merupakan upaya terakhir, setelah dilakukan upaya sebagai berikut :Mengurangi upah dan fasilitas pekerja tingkat atas, misalnya tingkat manajer dan direktur, Mengurangi shift, Membatasi/menghapuskan kerja lembur, Mengurangi jam kerja, Mengurangi hari kerja,  Meliburkan atau merumahkan pekerja/buruh secara bergilir untuk sementara waktu, Tidak atau memperpanjang kontrak bagi pekerja yang sudah habis masa kontraknya, Memberikan pensiun bagi yang sudah memenuhi syarat.
Terlepas dari regulasi pemerintah diatas Serikat Pekerja Kimberly Clark Indonesia ( SP.KCI ) melakukan penguatan di internal kepengurusan dengan melakukan rapat – rapat intern, tidak terlepas melakukan Bipartit dengan menejemen  perusahaan untuk membicarakan isu phk yang berkembang. Yasi Kurniadi (Ketua Sp KCI) bersama teman – teman pengurus lainnya membentuk Tim Anti PHK massal ( TAPMAS).  Memberikan pengertian pada anggota agar tetap tenang bekerja agar tidak terpengaruh oleh suasana isu phk. kawan – kawan sp kaci sembari bekerja juga membangun kekuatan eksternal sesama Serikat Pekerja Anggota (SPA) lainnya dibawah Federasi Serikat Pekerja Pulp dan kertas Indonesia (FSP2KI).
Fsp2ki dengan tegas menolak PHK di PT. KCI, untuk itu fsp2ki beserta seluruh Spa mendukung segala upaya Sp kci untuk melawan PHK massal apabila dilakukan.