SP.TUKS TLPP BERGEJOLAK MEMENANGKAN SKEMA PENGUPAHAN

Kamis, 26/01/2016 Serikat Pekerja Transport Untuk Kepentingan Sendiri Tarahan Lampung (SP TUK TLPP) bersatu membentuk satu barisan aksi melakukan Mogok Kerja, Mogok kerja yang dilakukan hari ini terhadap PT Kaliguma Transindo selaku perusahaan Outsourching untuk PT. Tanjungenim Lestari Pulp and Paper memang telah jauh jauh hari di rencanakan setelah tidak adanya kesepakatan.

P_20170126_114346
Dengan aturan perundang – undangan kita harus mengepalkan tangan kiri dan melakukan mogok kerja atas perlakuan perusahaan yang tidak memberikan pilihan lain, kita siap untuk negosiasi dan aksi “ujar Sekjen SP.Tuks”.
Aksi dilakukan mulai pukul 08:00wib bertempat di luar pintu gerbang PT. Kaliguma Transindo dengan jumlah massa aksi 150 orang, juga hadir massa aksi dari Serikat Pekerja AMT Pertamina – FBTPI dan Federasi Buruh Perjuangan Indonesia (FBPI) berkisar 30 orang.
Aksi mogok kerja di lakukan tanpa melakukan orasi dan gerakan – gerakan demokrasi dengan teriakan – teriakan/ yel – yel perjuangan serikat buruh, skema tersebut memang sengaja dilakukan dari hasil kesepakata pengurus SP TUKS sebagai bentuk protes terputusnya komunikasi.
Pada pukul 10:10wib menejemen dari PT. Kaliguma memberikan lampu hijau agar tim Perunding dari SP TUKS yang sebagian timnya dari Pengurus FSP2KI antara lain : Joni Sibarani, Mangitar Sitorus, Noprizal dan M. Faturoji. Perundingan berjalan sangat alot sampai terjadi 5 kali perundingan terhenti untuk menyatukan kesepemahaman masing – masing tim.
Perundingan yang berjalan selama 3 jam membuahkan kesepakatan, yang pada prinsipnya semua tuntutan di penuhi antara lain : penyesuaian upah dari 2010 s/d 2016, kenaikan pertahunnya berdasarka Inflasi di tambah penilaian tahunan ( Performance Apprisial ), Medical Check Up dilakukan sesuai dengan undang – undang dan pembayarannya atas kekurangan upah di bayarkan pada bulan Febuari. Hanya ada satu, tunjangan tidak tetap yang tertunda tentang uang makan dan transport perlu di kaji lebih dalam lagi untuk bisa di rundingkan.