SP3-TEL Berjuang Untuk Kesejahteraan



Perundingan serikat pekerja dan manajemen perusahaan adalah salah satu komunikasi antara keduabelah pihak. Perundingan dilakukan untuk mencari suatu penyelesaian atas suatu permasalahan yang terjadi. Perundingan juga dapat dilakukan untuk menyatukan persepsi atau pandangan yang berbeda diantara kedua belah pihak.

Pada 13 Februari 2015, pengurus Serikat Pekerja Perawatan dan Pelayanan-TEL (SP3-TEL) menandatangani kesepakatan dengan pihak site manajemen PT.Truba Jaya Engineering (T.7163). Adapun perundingan yang dilakukan berawal dari usulan tertulis dari kawan-kawan SP3-TELyang berhubungan dengan :

  1. Kenaikan upah berkala tahun 2015
  2. Dampak pemberlakuan BPJS Kesehatan
  3. Tindak lanjut proses perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara SP3-TELdan site manajemen PT.Truba Jaya Engineering (PT.TJE). 

Proses perundingan ini dilakukan sebanyak dua kali, yaitu pada tanggal 4 Februari 2015 dan 13 Februari 2015. Perundingan ini sendiri dilakukan di site office PT.TJE yang ada di dalam mill site PT.TeL PP. Adapun hasil kesepakatan yang dicapai dari perundingan, seperti diuraikan di bawah ini.

Pertama, proses perundingan PKB masih menunggu draft PKB Induk dari kantor pusat PT.TJE yang     da di Jakarta. Mengingat di PT.TJE ada dua serikat pekerja dalam satu Badan Hukum.

Kedua,formulasi kenaikan Upah Berkala adalah Inflasi + PA (Performance Appraisal) dengan rincian sebagai berikut ; Inflasi mengacu pada data Badan Pusat Statistik wilayah Sumatera Selatan dari bulan November 2013 sampai bulan November 2014, sebesar 5,56 % Untuk penilaian kinerja individu atau Performance Appraisal adalah sebesar ; A = 6% ,B = 4% ,C = 3% ,D = 2% dan E = 0% Kenaikan ini dihitung dari 19 November 2014 dan akan dirapel. 

Ketiga, terhitung 1 Maret 2015, perusahaan mulai memberlakukan BPJS Kesehatan untuk Jaminan Pelayanan Kesehatan (JPK) bagi Pekerja dan keluarganya. Fasilitas kesehatan yang selama ini diberikan akan disesuaikan dengan BPJS Kesehatan. Untuk Rawat Jalan, bagi Pekerja lajang berlaku BPJS Kesehatan plus Rp 500.000,- /tahun dan untuk pekerja yang telah berkeluarga mendapatkan BPJS Kesehatan plus Rp 750.000,-/ tahun.

Fasilitas Rawat Inap yang diberikan adalah BPJS Kesehatan Kamar Kelas II (sesuai dengan ketentuan upah dari BPJS Kesehatan) tetapi pekerja tetap mendapatkan pelayanan kesehatan di standart Rp 300.000,- dan selisih kamarnya dibayar oleh perusahaan dengan platform sebesar 7 x Upah pokok. Prosedur rawat inap mengikuti BPJS Kesehatan.

Platform Kacamata/tahun adalah fasilitas BPJS Kesehatan (untuk kelas II dengan standar BPJS Kesehatan Rp 200.000,- ditambah Rp 550.000,- dari perusahaan) Persalinan normal dan persalinan dengan penyulit menggunakan Fasilitas dan prosedur dari BPJS Kesehatan. Pemberlakuan jaminan pelayanan kesehatan ini berlaku dari 1 Maret 2015 sampai dengan November 2015, untuk selanjutnya akan dilakukan peninjauan ulang.

Sedikit informasi bagi pembaca, SP3-TELadalah salah satu serikat pekerja anggota Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (FSP2KI) yang ada di dalam Kordinator Wilayah (KORWIL) Sumatera Selatan. SP3-TEL beranggotakan pekerja di PT.Truba Jaya Engineering (PT.TJE), salah satu perusahaan alih daya di PT.Tanjungenim Lestari Pulp and Paper (PT.TeL PP), dengan lingkup kerja perawatan mekanikal dan pelayanan lainnya di PT.TeL PP  

Dengan telah ditandatanganinya kesepakatan antara keduabelah pihak, maka telah terjadi perubahan yang telah dilakukan oleh pengurus SP3-TELyang berkaitan dengan kesejahteraan pekerja. Proses perubahan yang dilakukan tidaklah semudah membalik telapak tangan, tetapi perlu waktu dan kesabaran…(mip)