TABUR ADVOKASI PENANGKAPAN PESERTA UNJUK RASA NASIONAL

Kholidi (Pimpinan Pusat FSP2KI) dan Tim Tabur di Polresta Bekasi

Pada 25 November 2015 sekitar jam 10.00 WIB  terjadi pembubaran paksa Mogok Nasional di kawasan PT. Ejib Bekasi disertai penangkapan empat aktivis buruh dan seorang anggota DPRD Bekasi. Pihak kepolisian beralasan bahwa mogok nasional ini ilegal.

Tim Advokasi Untuk Buruh dan Rakyat (TABUR) yang dipimpin oleh LBH Jakarta mendatangi Polresta Bekasi untuk memberikan bantuan hukum kepada buruh yang ditangkap. Ikut serta pula memberikan pendampingan Kholidi (Pimpinan Pusat FSP2KI) dan Nelson F. saragih, SH (salah seorang Tim TABUR dari FSP2KI).

Semula pihak kepolisian menolak kehadiran TABUR dengan alasan ruang interogasi sangat sempit sehingga tidak muat, akhirnya setelah melalui perdebatan, empat orang dari LBH Jakarta dapat mendampingi buruh dalam proses interogasi.

Setelah sekitar 9 (Sembilan) jam pemeriksaan semua buruh yang ditangkap dilepaskan tanpa tuntutan pidana apapun karena memang tidak ada kesalahan yang dilakukan buruh.

Semua buruh yang diperiksa menolak menandatangani berita acara interogasi karena penangkapan dan interogasi ini cacat hukum.  (nfs).