TABUR, LAPORKAN PELANGGARAN HAM KE KOMNAS HAM

Tim Advokasi Untuk Buruh dan Rakyat (TABUR) adalah tim advokasi yang dibentuk untuk memberikan advokasi terhadap pelaksanaan Unjuk Rasa dan Mogok nasional (Monas) Buruh pada tanggal 24-27 November 2015.

Tim advokasi ini terdiri dari LBH Jakarta, Kontras, advokat, assisten advokat yang berasal dari serikat pekerja dan LSM kemanusiaan.

Pada 23 November 2015, Nelson F. saragih, SH, salah satu anggota TABUR yang berasal dari Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (FSP2KI), bersama-sama dengan anggota TABUR lainnya yang dipimpin oleh Maruli, S.H dan Wirdan Fauzi, SH  dari LBH Jakarta mendatangi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komas HAM) untuk melaporkan pelanggaran HAM yang telah dialami buruh selama persiapan Monas dan antisipasi pelanggaran HAM selama Monas.

Bentuk-bentuk pelanggaran ini adalah adanya intimidasi dari oknum kepolisian, pengusaha dan preman terhadap buruh.

Tim TABUR diterima oleh Komisioner Komnas HAM yang berjanji akan melakukan pemantauan selama Monas dan akan mengirim surat kepada Presiden, Kapolri, Menaker dan pihak lain yang relevan. (nfs).