Tantangan Serikat Buruh Ke Depan Semakin Besar


Jumlah anggota serikjat buruh di berbagai negara semakin menurun, sebagai contoh di Jerman penurunan menjadi sekitar 18% dari jumlah sebelumnya sebesar 30%. Hal itu disampaikan oleh Fernando Lopes dalam pembukaan Asia Regional Workshop Organizing & Campaigning di Hotel Purael Royal Park Singapura (22-23 Oktober 2014) Maka, ke depan, gerakan serikat buruh harus berupaya keras untuk meningkatkan kekuatannya agar memiliki posisi tawar yang seimbang dengan poerkembangan koprorasi yang seasosiasi makin meraksasa.

Kita harus memastikan, bahwa keuntungan dari sebuah perusahaan diberikan secara adil kepada buruhnya, bukan justru dibawa ke sebuah negara yang sama sekali tidak berhubungan dengan produksi tersebut, demikian Lopes menegaskan keharusan Serikat menambah kekuatan untuk melakukan negosiasi.
Workshop yang akan berlangsung selama 2 hari ini akan merumuskan strategi pengorganisiran untuk merekrut sebanyak mungkin anggota. Anggota yang besar, akan menunjukkan posisi kuatnya serikat kita, baik secara nasional ataupun regional.
Seperti yang di kutip dari materi presentasi Adam Lee (Direktur Pengorganisiran dan Kampanye IndustriALL) saat dua Pimpinan Pusat (Hamdani dan Khamid Istakhori) Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (FSP2KI) menghadiri Training Organizing dan Campaign IndustriALL di Singapura, pada 22-23 Oktober 2014.

Kampanye itu adalah tentang mengajak

Mendidik
Mendukung
Memberitahu
…….

Organizing itu adalah tentang

Memperkuat
Merekrut
Membangun
…….