Tiga Pilar Serikat Kita



Koordinator Proyek IndustriAll Asia, Yoon Hyowon, menyampaikan materi yang menarik ketika menyusun program serikat pekerja yang kuat. Menurut Yoon, setidaknya kita punya 3 pilar utama yang ahrus selalu kita jaga. 3 Pilar itu adalah :

  1. Hak berorganisasi sesuai Konvensi ILO No. 87. Hak berorganisasi merupakan hak dasar yang tidak boleh dirampas oleh siapapun. Organisasi, akan menjadi alat yang mampu melindungi buruh dari ancaman baik di luar tempat kerja, semisal berkaitan dengan undang-undang. Organisasi, akan meningkatkan hak buruh menjadi lebih baik, dan sampai saat ini kita sama sekali belum menemukan cara meningkatkan keamanan buruh tanpa melalui organisasi. Jadi, kita harus menjaga agar hak ini tidak dirampas.
  2. Hak Berunding. Hak berunding, adalah hak penting yang harus kita jaga, sebab perundingan menunjukka kedaulatan posisi serikat dihadapan manajemen dan pemerintah. Bagi buruh di pabrik, hak perundingan diimplementasikan dalam hak untuk berunding PKB. PKB, adalah cara damai untuk memperjuangkan hak kita di pabrik sehingga tanpa PKB, maka sangat mustahil untuk meningkatkan hak buruh. Perundingan PKB, bagi federasi level nasional dapat diartikan untuk melakukan negosiasi dengan pemerintah atau perusahaan group untuk merundingan hak yang lebih baik.
  3. Hak Mogok. Hak mogok merupakan hak fundamental bagi buruh, sebab ketika buruh berorganisasi, dan hak perundingan dihambat, buruh harus melakukan perlawanan dengan aksi bersama, bahkan apabila diperlukan kita harus melakukan pemogokan. Mogok kerja, adalah kekuatan inti dari buruh sebab dalam mogok, buruh menunjukkan dirinya sebagai orang yang menjalankan mesin. (khi)