Tim Antisipasi PHK Masal SPPT-TEL


Sehubungan kondisi PT.Tanjungenim Lestari (PT.TeL) yang sedang mengalami kekurangan bahan baku, maka Jajaran Direksi telah menyampaikan kepada Serikat Pekerja PT.TeL (SPPT-TeL) akan melakukan langkah langkah efisiensi. 

Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk yang akan dilakukan pihak manajemen, yaitu terjadinya PHK massal, maka SPPT-TeL telah membentuk Tim Antisipasi PHK Massal (TAPMAS). Tim ini bertujuan untuk mencegah terjadinya PHK massal dan memberikan perlindungan kepada anggota SPPT TeL. 
Pada Senin 30 Juni 2014 yang lalu Tim TAPMAS SPPT-TeL, telah melaksanakan agenda pertamanya mengunjungi Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Muara Enim, guna menyampaikan kondisi perusahaan yang mengalami kelangkaan bahan baku yang dapat berdampak pada pengurangan karyawan atau Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Dalam pemaparannya TAPMAS meminta kepada Disnaker Muara Enim agar dapat melakukan upaya pencegahan PHK.
Tetapi, walaupun dalam kondisi yang seperti ini, kawan-kawan pengurus SPPT-TeL tetap berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan Pekerja. Hal tersebut terbukti dengan telah disepakatinya Perundingan Kenaikan Upah Pekerja untuk tahun 2013.  
Berdasarkan hasil perundingan Bipartit tanggal 1 Juli 2014 di Graha Medang telah disepakti Kenaikan upah untuk tahun  2013 adalah sebagai berikut: General Increment (GI) + Performance Appraisal (PA) GI = Inflasi 7,21 %. Sedangkan untuk nilai dari Performance Appraisal (PA) terdiri dari :
AE      = 5 %
ME+   = 3%
ME      = 2 %
ME –    = 1 %
NI      = 0 %

 
Kenaikan upah ini berlaku sejak tanggal disepakati dan dibayar terhitung mulai tanggal 25 Juli 2014. Tunjangan Hari Raya akan dibayarkan sesuai dengan gaji yang baru…. (mip)